Jumat, 19 September 2025

WARGA KATAGORI MISKIN TERIMA BANTUAN SOSIAL TUNAl-NON TUNAl


JAKARTA, protesNews.com- Sumiati usai menghadiri sosialisasi di kantor Pemda Kelurahan Tanah Sereal jalan KH.Moh.Mansyur RT 007/13, wanita ini memperkenalkan aktifitasnya sebagai kader Dasawisma TP PKK DKI Jakarta dari RT 008/RW 008 melalui whatsap warga RT 08-website Carik Jakarta/ jakarta.go.id tentang layanan Telekonsultasi Gratis PUSPA (Pusat Pelayanan Keluarga). 

Layanan konsultasi gratis bersama tenaga profesional untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah di keluarga dalam lingkungan setempat, konsultasi yang tersedia meliputi berbagai aspek kehidupan untuk mewujudkan keluarga Jakarta yang sehat dan sejahtera. 

Program PUSPA layanan masyarakat yang dapat diakses secara online maupun tetap muka untuk konsultasi serta konseling keluarga saat Pranikah, Balita dan Anak, Remaja, Lansia dan Keluarga Harmonis.



Petugas Dasawisma di lingkungan RW 08 merupakan kelompok ibu-ibu dari perwakilan 9 RT setempat untuk kelancaran pendataan program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. Kaum ibu ini berperan meningkatkan motivasi pengisian laporan pengisian data warga yang bertempat tinggal menetap dan warga pendatang (Tamu)  sesuai dengan petunjuk Pemerintahan Kelurahan. Selain itu petugas Dasawisma juga menginformasikan data lansia, warga katagori miskin guna mendapatkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Pemda Jakarta menyediakan beberapa program melalui Pemda kantor Kelurahan setelah adanya pengajuan dari petugas Dasawisma dan Ketua RT kemudian petugas perwakilan Sudin Sosial di kantor Kelurahan Tanah Sereal menyeleksi Dan memverifikasi dari hasil pendataan, pemberian bantuan sosial seperti Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan non Tunai/Beras atau Bantuan Tunai, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) diumumkan kepada Ketua RW atau melalui kanal resmi pemerintah. "Tetaap semangat Bu Dasawisma"

(*oc)

Korupsi Masih Mengakar, RUU Perampasan Aset Harus Segera Disahkan


JAKARTA,protesNews.com- Tuntutan masyarakat dan berbagai elemen mahasiswa dari daerah di Indonesia pasca-tragedi demo 25-31 Agustus 2025 meliputi tuntutan awal pencabutan tunjangan anggota DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), Pengesahan RUU Perampasan Aset upaya untuk memberantas korupsi, tuntutan hapus Outsourcing, perbaikan kondisi kebijakan kerja, pembentukan Satgas PHK, tuntutan gerakan buruh dan reformasi kebijakan ketenagakerjaan

RUU Perampasan Aset bertujuan untuk mengatur perampasan aset hasil tindak pidana terutama korupsi dan memberikan kewenangan kepada negara untuk menyita aset yang berasal dari tindak pidana. RUU ini diharapkan dapat menjadi alat efektif dalam pemberantasan korupsi dan memberikan efek jera kepada pelaku koruptor.

Delapan partai politik  di gedung legislatif DPR Senayan Jakarta akan menentukan RUU Perampasan Aset dalam prolegnas 2025, bertujuan untuk mengatur perampasan aset hasil tindak pidana terutama korupsi dan memberikan kewenangan kepada negara untuk menyita harta yang diduga berasal dari tindak pidana.

Untuk memperkuat sistim tata kelola pemerintahan dan meningkatkan akuntabilitas dalam penegakan hukum serta memberikan efek jera kepada para pelaku tindak pidana korupsi, dengan demikian di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto setidaknya kasus korupsi dapat teratasi dalam upaya pemberantasan korupsi karna adanya UU Perampasan Aset. 

(*jakaria/r)

Kamis, 18 September 2025

BIMA PP CERITERAKAN PENGALAMANNYA SELAMA HILANG PASCA AKSI DEMO JAKARTA


JAKARTA, protesNews.com- Bima Permana Putra, yang dilaporkan hilang setelah kericuhan di Kwitang Kecamatan Senen Jakarta Pusat pada 29-31 Agustus 2025 yang viral di media sosial, aksi demo kawasan Kwitang Senen Jakarta Pusat setelah driver ojol terlindas mobil kendaraan taktis Brimob. Suasana sekitar kawasan Kwitang Senen Jakarta Pusat, sejak 1 September 2025 hingga kini kondisi arus lalu lintas sekitar bundaran Mal Pasar Senen Jakarta Pusat normal menuju Pologadung-Cempaka Putih Japus dan Salemba-Matraman JakTim. 

Bima ditemukan polisi di Klenteng Eng An Kiong jalan RE Martadinata No 1 Kota Lama Kecamatan Kedaung Kandang Kota Malang Jawa Timur, Rabu (17/9/2025) sekitar pukul 13 55 WIB. Ketika ditemukan oleh polisi sekitar Klenteng Eng An Kiong sedang berjualan mainan barongsai mini.

KontraS melaporkan bahwa tiga orang hilang sejak 30-31 Agustus 2025 usai kericuhan aksi demo di sekitar Kwitang Senen Jakarta Pusat yaitu Bima berdagang asongan (non-demonstran), M Farhan Hamid (demonstran), Reno Syahputradewo (demonstran) hilang usai aksi unjuk rasa di lokasi sekitar Mabes Brimob Kwitang kawasan Senen Jakarta Pusat.

Sebelumnya Bima, bekerja di gudang penyimpanan ikan di kawasan Penjaringan Jakarta Utara, tinggal di mess selama bekerja. Hasil penelusuran, 1 September 2025 Bima usai peristiwa kericuhan unjuk rasa kawasan Kwitang Senen Jakarta Pusat, ia pergi ke Tegal Jawa Tengah mengendarai motor, kemudian Bima menjual motornya. 

Pada Hari berikutnya, Bima berangkat ke Malang Jawa Timur menggunakan kereta api. Keberadaan Bima di Malang Jawa Timur ditemukan sedang berjualan mainan barongsay di depan Klenteng Eng An Kiong jalan RE Martadinata Kota Lama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur.

Berikut ceritera ringkasan, dengan demikian Bima selama hilang pasca demo di Kwitang Senen Jakarta Pusat ditemukan oleh polisi, ia tidak menyangka akan bertemu dengan keluarganya dan merasa lega. 

(*dari berbagai sumber)

Selasa, 16 September 2025

Polres Metro Jakarta Utara Beri Penghargaan bagi Penyidik Berprestasi


JAKARTA , sensornews .id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara menggelar apel satuan kerja yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada unit dan penyidik berprestasi, Rabu (17/9/2025). Penghargaan ini diberikan kepada personel yang berhasil mencatat kinerja terbaik sepanjang Agustus 2025.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno G.S.,S.I.K.,M.H., menyampaikan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan pimpinan terhadap dedikasi penyidik yang bekerja keras dalam mengungkap kasus, memberikan pelayanan hukum, serta menuntaskan perkara.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk terus bekerja profesional, transparan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Penerima Penghargaan Tingkat Polres:

* Ungkap kasus terbanyak: Unit PPA, diterima oleh Kanit PPA AKP Gerhard Sijabat, S.Sos., M.H.

* SP2HP terbanyak: Aipda Sunandar dari Unit Jatanras.

* Penyelesaian perkara terbanyak: Bripka Bayu Irtanto dari Unit Jatanras (diwakili Bripda Timbul).


Penerima Penghargaan Tingkat Polsek Jajaran:

* Ungkap kasus terbanyak: Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading, diterima Panit Reskrim Ipda Amirul Fadel, S.Trk.

* Penyelesaian perkara terbanyak: Aipda Arief Ario dari Unit Reskrim Polsek Koja.

Pemberian penghargaan ini diharapkan mendorong terciptanya iklim kerja yang kompetitif, meningkatkan profesionalisme penyidik, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. (Hari)

Pangdam Jaya Ajak Prajurit Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Dinamika Tugas


TANGERANG , sensornews.id - Korem 052/Wkr gelar upacara 17 an bulan September 2025 yang di ikuti prajurit dan PNS Makorem, bertindak sebagai Inspektur Upacara Danrem 052/Wkr Brigjen TNI Zulhadrie S. Mara, M.Han. Upacara berlangsung di lapangan upacara Makorem 052/Wkr, Kelapa Dua, Karawaci, Kab. Tangerang. Rabu (17/9/2025).

Pada amanat tertulis Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Deddy Suryadi, S.I.P., M.Si., yang dibacakan oleh Danrem 052/Wkr. Panglima Kodam Jaya/Jayakarta menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai dinamika tugas, termasuk pengamanan aksi unjuk rasa, patroli gabungan, serta persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI.

Dalam amanat yang disampaikan kepada seluruh jajaran, Pangdam Jaya menyampaikan bahwa pada September ini, Kodam Jaya/Jayakarta terlibat aktif dalam tugas perbantuan kepada Polri untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung DPR/MPR RI dan berbagai wilayah di Jakarta. 

Aksi tersebut melibatkan ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat dan mahasiswa yang menyuarakan beragam tuntutan, seperti pembubaran DPR hingga penghapusan tunjangan anggota Dewan.

"Menyampaikan pendapat di muka umum adalah hak konstitusi, asalkan dilakukan secara tertib dan damai," ujar Pangdam. "Namun, jika aksi berubah menjadi anarkis seperti perusakan, penjarahan, dan kekerasan, maka akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku."

Untuk menjaga situasi tetap kondusif, TNI-Polri melakukan patroli skala besar di Jakarta dan sekitarnya tanpa batas waktu hingga kondisi dinyatakan benar-benar aman dan terkendali.

Lebih lanjut, Pangdam Jaya juga menyoroti pentingnya pembekalan bagi prajurit. Pada awal September, Kodam Jaya/Jayakarta telah menyelenggarakan sosialisasi tentang Juknis Penggunaan Kekerasan dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan prajurit mengenai penggunaan kekerasan dalam OMSP, evakuasi medis, dan pemanfaatan drone di medan operasi.

Menjelang peringatan HUT ke-80 TNI Tahun 2025 pada 5 Oktober mendatang, Pangdam Jaya mengajak seluruh prajurit untuk mendukung rangkaian kegiatan yang sedang dipersiapkan. "Mari kita bulatkan tekad untuk selalu berbuat yang terbaik demi kehormatan Kodam Jaya/Jayakarta, serta TNI pada umumnya," tegas Pangdam.

Di akhir amanatnya, Pangdam Jaya memberikan lima penekanan utama bagi seluruh prajurit:

Pertama.Tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral.

Kedua. Kelola program dan anggaran secara cermat dan bertanggung jawab agar berdampak nyata pada kesiapan operasional satuan.

Ketiga. Tingkatkan kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi unjuk rasa, bencana alam, dan kondisi darurat lainnya.

Keempat. Dukung penuh program Kodam Jaya dalam menyejahterakan rakyat, karena pertahanan yang kuat tak terwujud tanpa rakyat yang sejahtera.

Kelima. Jaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi dengan menjauhi segala bentuk pelanggaran.(EL)

Senin, 15 September 2025

BUPATI RESMIKAN JEMBATAN GANTUNG LEUWI SINTOK, MASYARAKAT KEC CIMANGGU SAMBUT GEMBIRA


KAB SUKABUMI, protesnews.id - Masyarakat Desa Cimanggu dan Karangmekar Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi tengah bergembira Pasalnya, jembatan penghubung antar desa tersebut telah selesai dibangun.Jembatan Gantung Leuwi Sintok tersebut diresmikan langsung Bupati Sukabumi H. Asep Japar.senin ( 15 September 2025)

Bupati Sukabumi mengatakan, mobilitas warga akan semakin lancar dengan adanya jembatan ini. Termasuk akses pendidikan hingga kesehatan lebih mudah dijangkau. 

"Semoga jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya.

Ditegaskan oleh Bupati,  Pemerintah Kabupaten Sukabumi sangat mengapresiasi terbangunnya sinergitas dan kolaborasi semua Terutama Yayasan Jampamg Peduli (Jampe) yang telah mendukung pemerihtah daerah dalam pembangunan jembatan tersebut

"Mari kita jadikan peresmian ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi," ajaknya.

Masyarakat menyampaikan rasa syukur dan terimakasih mengungat mobilitas mereka sehari hari kembali lancar, Dendi Hermawan (40), pria asal Desa Cimanggu sangat bersyukur jembatan tersebut bisa dilalui kembali. Hal itu setelah sekian lama warga sekitar harus memutar jalan atau menerobos air sungai untuk ke desa seberang atau Karangmekar. 

""Alhamdulillah,saya sangat bersyukur jembatan itu bisa diakses kembali. Sehingga masyarakat sini bisa dengan mudah ke sekolah hingga ke sawah," ujarnya usai menyaksikan peresmian Jembatan Gantung Leuwi Sintok oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar.

Menurutnya, kehadiran jembatan tersebut mempersingkat waktu tempuh masyarakat. Terutama anak-anak sekolah yang harus ke SD ataupun SMP. 

"Kalau harus memutar, memerlukan jarak sekitar 30 menit. Dengan adanya jembatan ini,bisa lebih singkat waktu tempuhnya," ucapnya.

Di tengah kegembiraan tersebut, dirinya memiliki mimpi besar tentang jembatan itu. Terutama terkait daya beban jembatan. 

"Alhamdulillah ada jembatan ini sudah sangat membantu. Namun kami berharap ke depannya bisa permanen. Sehingga bahan bangunan bisa melewati jembatan ini. Sejauh ini, jembatan baru bisa dikendarain motor," ujarnya.

Hal senada pun disampaikan Engkus (83). Dirinya mengaku sangat bergembira kembali dibukanya akses jembatan. Sehingga bisa memudahkan aksesnya untuk melintas ke desa sebrang. 

"Alhamdulillah memudahkan akses kami untuk ke sekolah maupun ke desa sebrang. Terima untuk para pihak yang telah membangunkan jembatan ini,"  demikian dikatakan Engkus dengan bangga.

( TON /FAH)

Gubernur Pramono Ajak Warga Waspada Kebakaran Di Jakarta Fire Safety Challenge 2025



JAKARTA, protesnews.id- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi membuka Jakarta Fire Safety Challenge (JFSC) 2025 di Kantor Disgulkarmat, Jakarta Pusat. Ajang ini menjadi wadah uji keterampilan dan kesiapsiagaan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) serta tim tanggap darurat gedung menghadapi ancaman kebakaran Senin (15/9).

Pramono menegaskan, kebakaran masih menjadi bencana yang sering melanda Jakarta. Sepanjang 2025 tercatat 1.195 kejadian, dengan 267 di antaranya berhasil ditangani langsung oleh warga. Ia mengapresiasi keterlibatan masyarakat dan mendorong peningkatan peran aktif semua pihak.

“Pencegahan dan penanganan kebakaran butuh kerja sama. Partisipasi warga sangat penting agar penanganan bisa cepat, aman, dan efektif,” ujar Pramono.

JFSC 2025 diikuti 440 relawan dari 44 tim kecamatan serta 1.456 anggota tim tanggap darurat gedung dari 112 perusahaan. Pemprov DKI berkomitmen memperkuat sistem proteksi dini, edukasi, dan pemberdayaan warga untuk menjaga Jakarta dari bahaya kebakaran.     (*wennie)