Sabtu, 30 Agustus 2025

DEMOKRASI TERBAKAR, ASPIRASI MENJADI API


KAB.KUNINGAN, protesnews.com- Sejumlah Gedung DPRD, halte dan fasilitas umum lainnya di berbagai kota menjadi korban dari luapan emosi massa. Aksi yang semula diniatkan sebagai wujud aspirasi oleh pengemudi ojek online (ojol) dan mahasiswa berubah menjadi tragedi yang memilukan Kamis-Jumat (29-30/8/2025).

Peristiwa ini adalah pengingat tentang kerapuhan demokrasi kita. Dalam sistem yang seharusnya menjunjung tinggi dialog, musyawarah dan kesepakatan, justru api dan amarah yang mendominasi. 

Kemarahan publik seringkali lahir dari ketidakpercayaan terhadap wakil rakyat dan institusi DPR/DPRD. Janji-janji politik yang kosong, korupsi yang tak kunjung reda dan keadilan yang terasa jauh dari jangkauan membuat rakyat merasa bahwa satu-satunya cara untuk didengar adalah dengan tindakan ekstrem.


Namun, membakar gedung dan fasilitas publik bukanlah solusi. Aksi destruktif ini justru merusak esensi dari perjuangan itu sendiri. Gedung DPRD adalah simbol rumah rakyat, tempat di mana suara mereka seharusnya diperjuangkan. Ketika simbol itu dihancurkan, maka harapan pun ikut hangus.

Muslim Indonesia yang mayoritas menganut teologi Asy’ariyah, fiqih Syafi'iyah dan tasawuf Ghazaliyah telah lama menjadi penyangga stabilitas sosial. Ia mengajarkan bahwa penyimpangan penguasa cukup diluruskan dengan lisan, bukan dengan pedang (kekerasan). Bahwa amar ma’ruf nahi munkar harus dijalankan dengan hikmah, bukan dengan nafsu amarah.

Bisikan nafsu cenderung salah,  Syaikh Ibnu 'Athaillah mengatakan “Jika ada dua perkara yang membuatmu ragu, maka lihatlah mana yang berat bagi nafsu, lalu ikutilah. Sesungguhnya tidaklah nafsu merasa berat kecuali jika itu benar.”

Syaikh Zarruq menjelaskan bahwa dorongan nafsu adalah kecenderungan untuk meraih tujuan-tujuan yang diinginkan tanpa memperhatikan syariat. Mengikutinya berarti berpaling dari hikmah dan kebenaran.

Kerusuhan semalam bukan hanya soal politik, tapi soal spiritualitas yang kehilangan arah. Ketika nafsu menguasai nurani, maka yang tersisa hanyalah kehancuran. Kita butuh demokrasi yang bestari. Kata bestari berasal dari khazanah melayu klasik, bermakna cerdas, bijaksana dan beradab. 

Demokrasi yang tahu kapan harus bersuara dan bagaimana menyuarakannya. Ia bukan tunduk, tapi juga bukan memberontak. Ia adalah jalan tengah yang menjunjung tinggi etika dan moral. Kita butuh demokrasi yang bestari, demokrasi yang tidak hanya memberi ruang untuk marah, tapi juga memberi solusi yang bermartabat. 

Demokrasi yang tidak hanya bicara hak, tapi juga menanamkan hikmah kebijaksanaan.

(*Ayik Heriansyah/PWNU Jabar/ran).

Rabu, 27 Agustus 2025

Kasus Oknum Guru SMPN 13, Wali Kota Bekasi Menangis di Hadapan Siswa: Jangan Takut Speak Up”


KOTA BEKASI, protesnews.com- Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, pimpin apel bersama seluruh siswa SMPN 13 Bekasi sebagai tindak lanjut adanya dugaan tindakan pelecehan di sekolah tersebut. Saat menjadi pembina upacara, terlihat Walikota yang akrab disapa Mas Tri sempat terdiam menahan air mata dan mengekspresikan rasa kesal atas tindakan yang mencoreng nama baik dunia pendidikan.

“Sebagai kepala daerah dan sebagai orang tua saya sangat kesal ada tindakan tak lazim oleh guru, mencoreng nama baik seorang guru. hal ini tidak seharusnya terjadi. Anak-anakku harus berani speak up, berani mengungkap jika ada tindak yang tidak wajar dan menyimpang,” tegasnya.

Tri Adhianto menyampaikan permintaan maaf secara khusus kepada seluruh siswa. Ia menegaskan bahwa dirinya selalu siap menerima segala bentuk laporan.

“Kalau kalian tidak berani melapor ke guru atau pihak sekolah, laporkan langsung ke saya, bisa melalui pesan pribadi, bahkan datang ke rumah saya. Saya akan pastikan perlindungan untuk kalian,” ungkapnya.


Dalam amanatnya, Wali Kota juga menekankan pentingnya menciptakan sekolah sebagai rumah kedua yang aman, nyaman, dan membahagiakan.

“Bully tidak boleh lagi ada di sekolah. Tidak boleh lagi ada perundungan baik verbal maupun nonverbal, seperti mencemooh teman dengan sebutan gemuk, kurus, tinggi, atau pendek. Sekolah adalah tempat kalian tumbuh sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.

Tri Adhianto menambahkan, sebagai kepala daerah, dirinya memiliki tugas pokok memastikan sekolah menjadi ruang yang aman. 

Momentum ini, lanjutnya, harus menjadi kebangkitan bagi para siswa untuk berani menyampaikan yang benar dan menolak segala bentuk tindakan yang tidak dibenarkan.

Selain itu, ia kembali mengingatkan peraturan agar siswa tidak membawa telepon genggam ke sekolah, serta selalu menghormati orang tua dan guru yang menjalankan fungsi mendidik dengan benar.

Dalam wawancara usai kegiatan, Wali Kota Bekasi menegaskan bahwa guru yang dilaporkan telah dinonaktifkan dan sedang dalam proses hukum di Polres Metro Bekasi Kota. Sementara itu, kepala sekolah SMPN 13 Bekasi juga akan diberikan sanksi karena dinilai apatis dan lalai dalam fungsi kepemimpinan.

“Ini peringatan keras bagi seluruh tenaga pendidik agar benar-benar menjaga marwah dan tanggung jawab moral sebagai guru. Anak-anak adalah amanah yang harus kita jaga bersama,” tutup Tri Adhianto.

(Fah/Nana NS)

Wujudkan Generasi Sehat, TP PKK Kota Bekasi Monitoring Bulan Imunisasi Anak


KOTA BEKASI , protesnews.com – Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, bersama Sekretaris TP PKK Kota Bekasi, Wuri Handayani, didampingi Pokja 4 PKK dan kader Posyandu Sepanjang Jaya, melakukan monitoring pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak (BIAN) di SD Mahanaim, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, pada Selasa (26/8). Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Dinas Pendidikan Kota Bekasi.

Program BIAN menyasar seluruh anak usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) untuk mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal. Imunisasi diberikan kepada seluruh kelas secara menyeluruh, guna memastikan anak-anak memiliki perlindungan optimal terhadap penyakit berbahaya yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Selain imunisasi, para tenaga kesehatan juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan umum, meliputi cek hemoglobin (Hb), gula darah, tensi, THT, pemeriksaan mata, kesehatan gigi, hingga kesehatan jiwa. Pemeriksaan ini menjadi bentuk layanan preventif untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan siswa sehingga dapat segera ditindaklanjuti apabila ditemukan keluhan.

Tidak hanya itu, tenaga kesehatan juga memberikan edukasi kesehatan kepada siswa mengenai pentingnya imunisasi lengkap, pola hidup bersih dan sehat, serta pencegahan penyakit menular. Edukasi ini menjadi langkah penting dalam menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kesehatan sejak dini.

Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, menyampaikan bahwa pelaksanaan BIAN merupakan wujud sinergi pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendukung arahan Wali Kota Bekasi untuk memperkuat upaya pencegahan penyakit, termasuk penyakit menular seperti TBC, yang masih menjadi perhatian serius dalam bidang kesehatan di Kota Bekasi.

“Program BIAN ini bukan hanya tentang imunisasi, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama untuk membentuk lingkungan sehat, mencegah penyebaran penyakit, serta menyiapkan generasi Kota Bekasi yang lebih kuat dan tangguh,” ungkap Wiwiek.

Melalui kegiatan ini, diharapkan visi Kota Bekasi, yaitu “Nyaman Kotanya, Sejahtera Warganya”, dapat terus diwujudkan. Program imunisasi yang berkelanjutan, ditambah pemeriksaan kesehatan menyeluruh, akan melahirkan anak-anak sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan dengan lebih baik.

(Fieq/fah)

Wawali Harris Bobihoe : Masjid Miliki Peran Strategis Cetak Generasi, Pengembangan Ekonomi Syariah Hingga Pusat Kajian Keilmuan


KOTABEKASI , protesnews.com - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe tandatangani prasasti Masjid AT Taqwa Perum Cibubur, Jati raden, Jatisampurna. Wawali Abdul Harris Bobihoe berharap pengurus DKM dapat berperan dalam pembinaan generasi muda karena peran dari remaja masjid sangatlah strategis.

“Masjid sebagai pusat untuk mencetak para generasi tangguh dan berahlak. Peran remaja sangatlah strategis sebagai agen perubahan,” ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe

Peran mereka, lanjut Wawali Abdul Harris Bobihoe, para generasi muda dapat juga melakukan pembinaan, sosialisasi dan pelatihan di banyak multi sektor ditengah lingkungan masyarakat.

Selain itu, Masjid juga menjadi pusat pengembangan perekonomian dan kajian ilmiah.

“Masjid bisa lebih hidup dengan adanya pengembangan perekonomian koperasi syariah, dan lembaga keilmuan dengan mengadakan kajian-kajian ilmiah didalamnya. Keberadaan Masjid memberikan banyak nilai manfaat bagi masyarakat luas,” tutup Wawali Abdul Harris Bobihoe. (EZ/Asy)

Jumat, 22 Agustus 2025

Kapolres Simalungun Perkuat Sinergitas Lintas Sektoral Melalui Olahraga Bersama Forkopimda Se-Wilayah Korem 022/PT


SIMALUNGUN - protesnews.com  - (Dalam upaya memperkuat sinergitas dan menjaga keamanan wilayah, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri kegiatan Olahraga Bersama dalam Rangka Silaturahmi Lintas Sektoral bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Kewilayahan Korem 022/Pantai Timur, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 07.00 WIB hingga selesai di Lapangan Apel Makorem Pantai Timur, Jalan Asahan Km 3, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun ini mengusung tema "Merajut Kebersamaan, Bersinergi Untuk Negeri".

"Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui sinergitas dengan berbagai elemen," ujar AKBP Marganda Aritonang saat dikonfirmasi pada Jumat (22/8/2025) sekira pukul 13.20 WIB.


Acara yang dihadiri oleh Danrem 022/PT Kolonel Inf. Agus Supriyono, SE., M.Han., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., dan Wakil Walikota Pematang Siantar Ibu Herlina ini juga turut dihadiri berbagai unsur Forkopimda dari 13 wilayah kewenangan Korem 022/PT.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dandim 0207/SML Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.HAN., Kajari Simalungun Irfan Hergianto, SH., MH., Ketua Pengadilan Negeri Simalungun Ibu Erika Sari Emsah Ginting S.H., M.H., serta Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.E.

Kegiatan dimulai dengan senam aerobik bersama di Lapangan Jendral Sudirman Korem 022/PT yang dilanjutkan dengan jalan santai dengan rute mengelilingi asrama Korem 022/PT dan finish kembali di lokasi senam. 

"Melalui kegiatan olahraga bersama ini, kami dapat mempererat hubungan dan koordinasi antar instansi dalam menjaga keamanan wilayah," ungkap Danrem 022/PT Kolonel Inf. Agus Supriyono.

Untuk memeriahkan acara, panitia juga menyediakan undian door prize yang sangat menarik bagi para peserta. Hadiah door prize yang diperebutkan antara lain sepeda motor, sepeda listrik, televisi, kulkas, notebook, dan sejumlah sepeda MTB yang dibagikan kepada para peserta yang beruntung.

Acara semakin meriah dengan kegiatan jamuan makan bersama yang bertujuan untuk bersilaturahmi tatap muka antar instansi guna semakin mempererat sinergitas dalam pelaksanaan tugas masing-masing. Bersamaan dengan jamuan tersebut, juga dilaksanakan kegiatan perlombaan menembak dari perwakilan masing-masing instansi.

Kegiatan yang juga dihadiri unsur perbankan seperti Kakancab Bank BRI, Bank BSI, Bank BTN, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Sumut, dan Bank BI se-wilayah Korem 022/PT ini turut dihadiri Dirut PT. Inalum, PT. Bridgestone, PT. STTC, serta GM Perkebunan PTPN se-wilayah Korem 022/PT.

Tidak ketinggalan, kegiatan ini juga dihadiri Kepala BPNP P.Siantar-Simalungun, Kalapas Kelas II Pematang Siantar, Kepala Kantor Imigrasi, Kepala Kantor Pajak, Kepala Kantor Bea Cukai, dan Kepala Bulog Drive se-wilayah Korem 022/PT.

"Sinergitas yang terbangun melalui kegiatan seperti ini sangat penting bagi Polri dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Koordinasi yang baik dengan berbagai elemen akan memperkuat upaya pencegahan dan penanganan berbagai permasalahan keamanan," ucap AKBP Marganda Aritonang.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini berakhir sekira pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman dan terkendali. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara Polri dengan berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait dapat semakin menguat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah Simalungun dan sekitarnya.(david)

FESTIFAL ABANG NONE JAKARTA 2025, AJANG DUTA WISATA DAN BUDAYA INDONESlA


JAKARTA, protesnews.con- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menerima 36 finalis Abang None Jakarta tahun 2025 di Balaikota Jakarta, Rabu (28/8/2025
). 

Abang-None Jakarta merupakan putra putri terbaik yang masuk dalam peringlat tiga besar dari tiap wilayah DKl Jakarta dan telah melalui serangkaian proses selektif, pembekalan sejak April 2025. Dari 36 finalis Abang-None Jakarta akan berlaga pada malam final pemilihan yang akan diselenggarakan  pada 4 September 2025.


Dalam sambutannya, Pramono Anung memaparkan "Bahwa Abang-None bukan hanya sekadar ajang penampilan tapi juga representasi wajah Jakarta sebagai kota global dan kota budaya" jelas Pramono Anung Kepada sejumlah media.

Festifal Abang-None Jakarta menjadi duta wisata di Kota Tua yang bersejarah sebagai cagarbudaya lndonesia,  mengangkat destinasi wisata kepada masyarakat lndonesia, mancanegara dan akan terlihat Parawisata di Jakarta ke dunia lnternasional. Sebelumnya Wakil Gubernur DKl Jakarta Rano Karna dalam prosesi serah terima 36 finalis putra putri tiap Kota dan Kabupaten kegiatan pemilihan Abang-None tingkat Provinsi DKl Jakarta ke 53, acara ini sejak tahun 1972.

Kegiatan lingkungan ke Kantor Gubernur dikawal jajaran anggota Panitia didampingi Kepala Parawisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKl Jakarta, Andika Pertama. 

Saat ini Abang-None Jakarta adalah ikon wajah Jakarta dan etalase Jakarta.

(*Suranto OC)

Rabu, 20 Agustus 2025

HUT Ke-80 RI, Siswa SMA Presiden 2 Tanjung Lesung, Christian Permana Terpilih Sebagai Pengibar Bendera



Pandeglang, ProtesNews.com - Momen salah satu anak pesisir nelayan dari Muara Angke, Jakarta Utara, Christian Permana mendapatkan kesempatan mengibarkan bendera merah putih pada acara HUT Ke-80 RI, 17 Agustus tahun 2025 adalah hal yang sangat membanggakan, bertempat di Alun Alun Pandeglang, Banten, pada Minggu (17/8/2025). 

Hal ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirasakan bagi Christian Permana, namun juga dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,  termasuk mereka yang menjadi peserta Paskibraka dari Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School).

Christian Permana masuk menjadi Paskibraka untuk tingkat Kabupaten tidaklah mudah, karena dalam pendidikan yang diemban nya saat itu, dia harus mengikuti tes dari seleksi di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Pandeglang. 

Siswa SMA Presiden 2 Tanjung Lesung (Boarding School) yang memiliki tinggi sekitar 171 cm dengan hobby olahraga, belajar dan tahfidz qur'an ini, diketahui selepas dari SMA dirinya berkeinginan melanjutkan kejenjang pendidikan militer serta ingin mengikuti tes Akademi Polisi (Akpol) Taruna.

Christian Permana, putra pertama dari pasangan James Wiling dan Nurhayati ini merupakan sosok anak yang memiliki ketekunan dan kegigihan dalam belajar, meski jauh dari orang tua, kehidupan keseharian nya penuh dengan kemandirian.

Sementara, James Wiling yang merupakan Tokoh Pemuda di Muara Angke, yang juga salah satu pembina Yayasan Yatim Piatu di Masjid Al Muabrok Muara Angke, berharap kelak anaknya menjadi anak yang bermanfaat untuk bangsa dan negara.

"Saya merasa bangga ketika Christian permana terpilih menjadi salah satu pengibar bendera pada 17 Agustus di Alun-alum Pandeglang, ini adalah satu pencapaian dari ketekunan dan kegigihan dalam belajar, semoga prestasi ini tidak menjadikan nya berbesar hati, namun tetap rendah hati," Ungkap James Wiling. (Rls) 


BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi JKK dan JKM di Kampung Sawah Bekasi


KAB BEKASl, protesnews.com- Pengurus DPC FTIA (Federasi Transportasi lndustri dan Angkutan) Kabupaten Bekasi menggelar sosialisasi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi masyarakat Kampung Sawah Kel Setia Asih Kabupaten Bekasi Jawa Barat dan sekitarnya, Rabu (20/8/2025). 

Kegiatan ini berlangsung di halaman parkir masjid Al-Istiqomah jalan Jembatan lrigasi RT 002 RW 02 Kel Setia Asih. Acara sosialisasi dan penguatan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan dihadiri Andri sebagai Kabid BPJS Cikarang Bekasi. Dalam kesempatannya, Andri memaparkan "Bahwa program JKK memberikan perlindungan kepada peserta jika terjadi kecelakaan kerja, sedangkan JKM memberikan manfaat uang tunai kepada ahli waris jika peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja" jelas Andri didampingi Fahri, SE Ketua DPC FTIA Kabupaten Bekasi. 

Andri juga menjelaskan, dengan biaya pendaftaran yang terjangkau, warga dapat memperoleh perlindungan yang signifikan dalam menghadapi risiko kecelakaan kerja dan kematian.

Ditempat yang sama, Fahri, SE kepada portal berita nasional protesnews.com,menjelaskan "Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya memiliki jaminan sosial BPJS ketenagakerjaan. Dengan demikian, pekerja dapat lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari dan keluarga mereka dapat terlindungi dengan memiliki kartu BPJS Ketenagakerjaan".

Imformasi yang diperoleh media online ini, program BPJS Ketenagakerjaan ada dua yakni JKK memberikan perlindungan kepada peserta jika terjadi kecelakaan kerja, baik yang menyebabkan cedera meliputi biaya pengobatan, rehabilitasi dan santunan kematian bagi ahli warisnya. 

Sedangkan JKM, memberikan manpaat uang tunai kepada ahli warisnya jika peserta meninggal dunia bukan karena Kecelakaan kerja. 

(*widya/ocong)

Senin, 18 Agustus 2025

PAGELARAN WAYANG BABAD KARTASURA DI MUSIUM KOTA TUA JAKARTA, MENYAMBUT HUT KEMERDEKAAN R.I KE 80


JAKARTA, protesnews.com- Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 80, Musium Wayang Jakarta menggelar pertunjukan wayang kulit dengan lakon Untung Suropati yang dibawakan oleh Ki Dalang Wahyu Dunung Raharjo asal Kartasura

Pagelaran wayang tersebut  dilaksanakan tepat pada tanggal 17 Agustus 2025 di Musium Wayang kompleks Musium Fatahillah Kota Tua Jakarta di mana dipilihnya lakon Untung Suropati adalah untuk mengenang etos perjuangan anak bangsa melawan penjajahan Belanda ( VOC ).

Dalam sambutannya, RAy Dyah Ayu Kusuma Wijaya, mewakili suaminya KRA Dr, H.Djuyamto Rekso Adiningrat, SH MH menyampaikan bahwa wayang babad Kartasura muncul dari inisiatif serta ide mengkolaborasikan pelestarian seni budaya wayang kulit dengan pelestarian ontetifikasi sejarah, dalam hal ini adalah sejarah berdiri sampai runtuhnya Kraton Kartasura.

Untuk mewujudkan ide dan kreasi tersebut, KRA Dr H Djuyamto Rekso Adiningrat SH MH bekerja sama dengan Ki Dalang Wahyu Dunung Raharjo, seorang seniman dalang sekaligus pengrajin seni wayang kulit beserta para ahli sejarah dan budaya lainnya.

Antusias dan apresiasi penonton terlihat sejak awal pertunjukan sampai selesai tidak beranjak dari tempat duduk, menikmati karya seni yang mengandung tuturan sejarah.

(*rls/Widianti Lestari)

Minggu, 17 Agustus 2025

LASKI Lembaga Seni Nusantara Ikut Serta Mengharumkan Nama Kabupaten Tangerang


KAB TANGERANG , protesnews.com -  Chasidah Klasik telah berkiprah  hampir 10 tahun lebih  yang di Pimpin Drs.Ahyani dan Imron Hambali .sebagai  Dewan Daerah Kabupaten  Tangerang  yang mana LASKI  juga saat ini telah di ikuti 8 Kecamatan . Kecamatan Jambe . Curug . Sindang Jaya .Dll  

Menurut  Muhamad Ansori  yang selalu di panggil Kaka As sebagai Pembina mengatakan  bahwa adanya LASKI  di tahun ini akan mengikuti Iven  besar yang pertama LASKI mendapat juara ke 1 untuk Provinsi Banten saat ini LASKI  lagi berbenah diri mempersiapkan  diri akan mengikuti Pestifal. Nasional di Kota .Kendari  ( Sul Teng ) Sulewesi Tenggara  pada bulan November ini dan pada bulan yang sama LASKI juga akan mengikuti Iven  Kementrian. R I  pada bulan yang sama tandas  Ansori - Kaka As panggilan akrab. beliau . 

Dengan ada nya penunjuk dari Ketua Harian . Haji Pudin Saifudin  .Kasih Perma   Linding Kantor  Sektor LASKI  Nusantara Jaya  Sekatariat  di Kecamatan Jambe  tandas Ansori mengakhiri  nya  .  (Ilyas)

Sabtu, 16 Agustus 2025

Banten Masuk 10 Besar IKP, Kemenko Polkam: Pers Harus Tetap Independen


TANGERANG, sensornews.id  -  Provinsi Banten menunjukkan capaian positif dalam kebebasan pers. Berdasarkan data terbaru, Indeks Kebebasan Pers (IKP) Banten tahun 2024 tercatat mencapai angka 74,09, menempatkan provinsi ini ke dalam 10 besar nasional dalam hal kebebasan pers.

Peningkatan tersebut menjadi bahasan utama dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) di Kota Tangerang, Banten, Jumat (8/8).

Rakor Kemenko Polkam ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah, media, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga kebebasan pers yang sehat, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polkam, Marsdya TNI Eko Dono Indarto, mengapresiasi atas peningkatan IKP Banten. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi semua pihak.

“Kami mengapresiasi Provinsi Banten yang berhasil naik ke posisi 10 besar nasional dalam Indeks Kebebasan Pers. Ini menunjukkan bahwa ada upaya serius dari pemerintah daerah dan pelaku media untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat,” ungkap Eko.

Ia menekankan bahwa media memiliki peran sentral dalam menjaga demokrasi dan menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah daerah agar membangun kemitraan dengan media, bukan melakukan intervensi terhadap independensinya.

“Banyak media saat ini yang bertahan dengan kemampuan sendiri. Pemerintah perlu hadir sebagai mitra, bukan sebagai penghambat,” ujar alumnus AAU Tahun 1989 itu.

Kemenko Polkam berharap, forum ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjaga demokrasi informasi, memperkuat kebebasan pers yang bertanggung jawab, dan membangun kepercayaan publik terhadap media.

*Tantangan Era Digital*

Ketua Dewan Pers, Prof. Komarudin Hidayat, turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi pers di era digital, terutama terkait hoaks, disinformasi, dan rendahnya literasi media masyarakat.

Prof. Komarudin menekankan pentingnya membedakan antara dua jenis media yang berkembang saat ini. Kedua media itu yakni media arus utama (mainstream) dan media sosial.

"Media ini kredibel karena memiliki badan hukum, wartawan profesional, dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik. Proses verifikasi dilakukan ketat, sehingga informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan," jelasnya.

Meskipun populer, lanjutnya, media sosial kerap menyebarkan informasi tanpa verifikasi dan tidak memiliki badan hukum. Banyak konten yang dibuat hanya demi viralitas, bukan akurasi informasi.

“Masyarakat harus lebih kritis dan cerdas dalam memilih sumber informasi. Utamakan media arus utama sebagai rujukan informasi yang akurat,” pesan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah periode 2006-2010 dan 2010-2015 itu.

Ia juga menyoroti pentingnya penguatan profesionalisme wartawan dan pengembangan literasi media untuk publik guna menghadapi derasnya arus informasi digital.

*Ekosistem Media dalam Sorotan*

Dalam sesi diskusi, Kepala Bidang Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Farida Dewi Maharani, memaparkan pentingnya membangun ekosistem media yang adaptif terhadap digitalisasi dan disrupsi teknologi.

Menanggapi hal tersebut, Humas Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Pusat, Rendy Herdiana, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan pemerintah dan Dewan Pers dalam menciptakan ekosistem media yang berintegritas.

“Kami berkomitmen untuk mendorong transformasi media yang sehat dan sejahtera. Diperlukan terobosan konkret agar media mampu bersaing di era digital tanpa kehilangan jati diri jurnalistiknya,” ujar Rendy.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Banten, Arif Agus Rahman; para kepala dinas komunikasi dan informatika kabupaten/kota se-Banten; serta perwakilan dari berbagai lembaga media nasional. Hadir pula Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala.

( Sensor News . Aryani  & Nining. )

Bupati Simalungun Kukuhkan Anggota Paskibraka 2025


SIMALUNGUN, sensornews.id - Setelah menjalani proses pendidikan dan pelatihan intensif, para calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Simalungun resmi dikukuhkan.

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bertempat di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, pada Sabtu (16/8/2025).

Turut hadir dalam acara ini unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah pimpinan perangkat daerah, para keluarga anggota Paskibraka, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa anggota Paskibraka adalah putra-putri terbaik bangsa yang mendapat kehormatan melaksanakan tugas mulia, yakni mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Bendera Merah Putih adalah simbol kedaulatan negara, lambang kesatuan dan persatuan bangsa, serta semangat perjuangan para pahlawan. Kalian adalah pewaris semangat perjuangan itu,” ujar Bupati.

Bupati juga berpesan agar para anggota Paskibraka senantiasa menjaga kehormatan, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menumbuhkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

“Jadikan pengalaman sebagai anggota Paskibraka sebagai bekal berharga untuk meraih kesuksesan di masa depan,” pesan Bupati.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan penuh kepada para anggota Paskibraka agar mereka dapat menjalankan tugas dengan baik.

Pengukuhan Paskibraka ini ditandai dengan pelepasan tanda peserta pelatihan, pengikatan kendit di pinggang, pemasangan Hipolet di bahu dan pin merah putih didada sebelah kiri secara simbolik kepada perwakilan Paskibraka oleh Bupati Simalungun.

Usai melakukan pengukuhan, Bupati bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pimpinan perangkat daerah membagikan bendera merah putih kepada pengemudi kendaraan dan masyarakat.(David)

Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih: Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia Meriahkan Hut-80 RI


KOTA SERANG, sensornews.id - Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia (Banten) lakukan kegiatan pembagian bendera Merah Putih kepada pengguna jalan dan pertokoan di sekitar Jalan Ciceri Kota Serang, pada Sabtu (16/8/2025).

Ada sebanyak kurang lebih 200 bendera Merah Putih telah dibagikan kepada masyarakat sebagai bentuk rasa nasionalisme yang tinggi, sekaligus sebagai bentuk patriotisme Mahasiswa dalam menyambut HUT yang ke-80. 

Bendera ini dibagikan kepada pengendara kendaraan roda dua (R2) dan roda empat (R4) yang belum memasang bendera, serta pertokoan yang belum mengibarkan bendera Merah Putih.

Seperti dijelaskan Dedi Mulyadi, selaku ketua Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia (Banten) mengatakan bahwa tujuannya ialah, selain untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan juga menumbuhkan rasa cinta dan nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Ini sebagai bentuk penghormatan Kami para mahasiswa yang tergabung di Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia, langkah komitmen kami selaku Mahasiswa untuk meneruskan perjuangan," ujarnya.

Hanya inilah bukti patriotisme dan nasionalisme yang bisa kami lakukan dalam menyambut HUT_RI ke-80 dan mengenang jasa para pahlawan nasional terdahulu, pungkas Dedi Mulyadi, selaku Ketua Koalisi Mahasiswa Demokrasi Indonesia.

Selanjutnya terpantau juga dilapangan bahwa Aksi ini cukup mendapatkan sambutan positif dari masyarakat, khususnya para pengemudi kendaraan. Bahkan banyak pengendara dan pemilik toko yang langsung memasang bendera usai menerima pembagian tersebut. 

"Semoga dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat bersama-sama memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan penuh semangat, dan selalu menjaga keutuhan dan persatuan bangsa," papar Budiman, sebagai salah satu pemilik ruko yang asa di sekitaran bunderan Ciceri.

Waryatmo

Satgas Yonif 700/WYC Pos Kodim Persiapan Bantu Rehab Rumah Warga di Kampung Wako


PUNCAK, sensornews.id — Prajurit TNI dari Satgas Yonif 700/Wira Yudha Cakti (WYC) melalui Pos Kodim Persiapan kembali menunjukkan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat di wilayah penugasan. Kali ini, para prajurit melaksanakan kegiatan Binter terbatas berupa karya bakti membantu merehab rumah milik Bapak Roi Tabuni di Kampung Wako, Distrik Gome, Kabupaten Puncak.(Kamis 14/08/2025)

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Koper Letda Inf Herman K, yang turut memegang gergaji mesin, memaku papan, dan mengangkat bahan bangunan bersama warga. Di bawah terik matahari dan latar pegunungan yang indah, suasana gotong royong terasa begitu hangat. TNI dan masyarakat bahu-membahu memperbaiki lantai dan dinding rumah agar lebih layak huni.

Danpos Koper Letda Inf Herman K menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bagian dari upaya TNI untuk selalu hadir di tengah rakyat.

 “Kami ingin keberadaan TNI di sini membawa manfaat nyata. Tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga membantu meringankan beban warga, apalagi untuk kebutuhan pokok seperti rumah tinggal. Semoga hasil kerja hari ini bisa membuat Bapak Roi dan keluarganya lebih nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Bapak Roi Tabuni mengaku sangat bersyukur dan terharu dengan bantuan yang diberikan.

 “Terima kasih banyak untuk Bapak TNI. Saya tidak sanggup kalau harus perbaiki sendiri, tapi dengan bantuan ini rumah saya bisa jadi lebih baik. Kami merasa TNI benar-benar keluarga kami di sini,” ungkapnya sambil tersenyum.

Karya bakti ini menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang terus dijaga di setiap langkah pengabdian di Tanah Papua.(Ef)


Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 700 Wira Yudha Cakti

Jumat, 15 Agustus 2025

PRABOWO: TUJUAN KEMERDEKAAN lNDONESlA BUKAN HANYA KEBEBASAN DARI PENJAJAHAN


JAKARTA, protenews.com- Presiden Prabowo Subianto, menyampaikan dalam pidato kenegaraannya pada Sidang Tahunan MPR R.I dan Sidang Bersama DPR R.I serta DPD R.I pada Jumat (15/8/2025).

Prabowo Subianto, memuji pencapaian masing-masing presiden, yakni Soekarno mempersatukan dan mempertahankan NKRI serta mengintegrasikan Irian Barat, Soeharto meletakkan dasar industrialisasi dan menurunkan kemiskinan ekstrem melalui pembangunan ekonomi yang merata, B.J.Habibie menjaga stabilitas ekonomi di tengah krisis 1998 dan memperkenalkan teknologi tinggi, Abdurrahman Wahid memperkokoh kerukunan antar-suku, agama dan ras, Megawati Soekarnoputri memulihkan ekonomi pasca-krisis dan menginisiasi pemilu langsung pertama, Susilo Bambang Yudhoyono menyelesaikan konflik Aceh dan menghadapi krisis keuangan global 2008, Joko Widodo membangun infrastruktur strategis, menangani pandemi Covid-19 serta merintis Ibu Kota Nusantara.


Prabowo Subianto, menekankan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia bukan hanya tentang kebebasan dari penjajahan tetapi juga tentang terbebas dari kemiskinan, kelaparan dan penderitaan. Pentingnya kedaulatan ekonomi dan ketahanan pangan sebagai kunci mewujudkan cita-cita kemerdekaan. Prabowo Subianto membahas upaya pemerintahannya untuk memberantas korupsi, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan membangun ekonomi yang lebih baik.

Prabowo Subianto juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh presiden terdahulu atas kontribusi mereka dalam membangun bangsa lndonesia. 

(*ranto)

Kamis, 14 Agustus 2025

KSBSI Gelar Rakornas, Transisi Energi dan Perlindungan Pekerja Berkeadilan


JAKARTA, protesnews.com- Rapat koordinasi nasional KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Seluruh lndonesia) digelar selama tiga hari pada 12,13,14 Agustus 2025 di Qasis Amir hotel jalan Senen Raya Kav No.135-137 Jakarta Pusat.

Rakornas KSBSI tahun 2025 ini dengan tema Memperkuat Gerakan Buruh Untuk Menyongsong Era Pekerjaan Baru. Agenda kegiatan Rakornas KSBSl diisi pula workshop nasional KSBSl menuju upah layak melalui implementasi struktur skala upah. 

Dengan semangat solidaritas kesetiakawanan KSBSl diharapkan dapat menghasilkan program dan kegiatan yang lebih kongkret, konstruktif untuk meningkatkan kesejahteraan anggota buruh di era pekerjaan baru. KSBSl terus membangun jalinan kemitraan strategis dengan pemerintah, pengusaha dan serikat buruh harus bekerjasama.


Salah satu fokus memastikan serikat buruh mengambil langkah strategis, KSBSI menilai sinergi dalam kebijakan iklim nasional selaras dengan perlindungan pekerja. Mendorong investasi ramah lingkungan yang juga membuka lapangan kerja layak. 

KSBSl menyerukan agar pemerintah segera menyusun peta jalan transisi energi yang memasukan aspek perlindungan sosial, jaminan sosial ketenagakerjaan dan standar upah layak bagi pekerja di sektor yang terdampak perubahan iklim maupun transisi energi. 

Presiden KSBSl Elly Rosita Silaban, menyatakan "Bahwa perubahan iklim telah memberikan dampak nyata bagi dunia kerja" paparnya.

Dijelaskan Elly, Transisi menuju ekonomi hijau adalah sebuah keniscayaan, namun prosesnya harus memastikan perlindungan hak-hak pekerja seperti menyediakan pelatihan dan keterampilan baru serta menjamin keberlanjutan mata pencarian. Itulah yang kami maksud dengan transisi yang adil. 

Salah satu fokus utama memastikan serikat buruh mengambil langkah strategis, KSBSl menilai bahwa pemerintah, pengusaha dan serikat buruh harus sinergi dalam kebijakan iklim nasional selaras dengan perlindungan pekerja. Mendorong investasi ramah lingkungan yang juga membuka lapangan kerja layak. Dengan rakornas KSBSl dapat memperkuat solidaritas antar serikat buruh di seluruh lndonesia untuk bersatu dalam agenda lingkungan hidup dan ketenagakerjaan yang berkeadilan. 

Sebelumnya acara rakornas KSBSl dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPR Prof.Dr.Ir.H.Sufni Dasco Ahmad,SH.,MH didampingi Elly Rosita Silaban sebagai Presiden DPP KSBSl dan Dedi Sekjen DPP KSBSl, di tandai dengan tabuh gong sebanyak 8 kali. 


Sebelumnya dalam rangkaian rakornas KSBSl, dihadiri perwakilan pemerintah yakni Wakil Menteri Tenaga Kerja R.l (lmmanuel Ebenezer), Ketua BPJS Pusat di wakili (Pramudya Iriawan Buntoro-Kanwil BPJS Bogor), jajaran pengurus DPP KSBSl dan seluruh DPW-DPC Federasi afiliasi KSBSl se lndonesia.

"Saya berterimakasih kepada DTDA (Danish Trade Union Development Agency) yang mendukung pergerakan serikat buruh untuk memperjuangkan hak-hak buruh di tempat kerja termasuk mengkampanyekan isu-isu yang mendunia" jelas Kaka Elly kepada portal berita nasional protesnews.com, Kamis sore (14/8/2025) usai membacakan press release di hari penutupan Rakornas KSBSl di Jakarta. 

(*suranto oc)

Sabtu, 09 Agustus 2025

Perwakilan ulama mendesak Pemkab, Madina menarapkan undang- undang perda Daerah


MADINA PANYABUNGAN, sensornews.id - Perwakilan. Ulama  Mandailing Natal berharap kepada pemkab Madina di tarapkan undang- undang perda nomor 07 tahun 2023 Dan perda nomor 03 tahun 2025 tentang pemberantasan kemaksiatan & menjaga ketertiban umum.

Atas musyawarah perwakilan ulama pada hari juma'a 08-08- 2025 bertempat di mesjid Ampung Padang sigalapang jam 16,00 win, kec, panyabungan kota, kab, Madina Sumatra Utara, pesan perwakilan ulama ke pemerintah kab, madina di hadiri ulama kita perwakilan :

1 : ABUYA IBAHIM RUSLI  AL- MAKKI PIMPINAN MAJELIS TAkLIM AHBABUN NABI SAW.

2: ABUYA SAFI'I RUSLAN  PIMPINAN PONPES  IZZUE  RISALAH SIPAGA- PAGA.

3: ABUYA MHD DAUD PIMPINAN PONPES AL MUNAWWARAH MANAMBIN.

4: ABUYA ZULKARNAIN HASAN PIMPINAN PONPES SYAHRANI BARIA SALAMBUE.

5: AL USTADZ H. ABDUL AZIZ HASIBUAN  KETUA TANFIZI MAJELIS AHBABUN NABI SAW.

Perwakilan ulama Mandailing Natal berharap ke pemerintah di tegakkan Perda memberantas maksiat, judi, miras, fakter tuak & narkoba , demi keselamatan generasi penerus kita pesan dari perwakilan ulama Mandailing Natal 

Kedepan kami mewakili ulama Madina / persatuan TAZFI MAJELIS AHBABUN NABI SAW. 

Berharap kedepan kerja sama dengan Pemda Madina & tokoh masyarakat menjalin komunikasi dan mencari solusi dengan lapisan masyarakat baik tokoh masyarakat, ulama, pimpinan pondok pesantren ormas, mahasiswa, untuk menjaga mandaialing Natal.

Ini dari bahasa narkoba Prossitusi, miras, lgbt dan degradasi sosial & penurunan moral generasimuda, sesuai hasil kesepakatan beberapa ulama dan sekaligus pimpinan pondok pesantren di Madina.

menyampaikan pesanya ke Pemkab kab, Madina agar peraturan - peraturan yang ada  tentang yang berbau narkoba, minum- minuman keras, fakter tuak, cafe & hotel yang banyak melakukan bisnis tersulubung prostitusi.

Hasil keputusan Rapat pada hari juma't di Mesjid Al Muttaqin Ampung Padang Sigalapang, kec, Panyabungan, Kab. MadibaSumatra Utara, agar Perda tersebut, agar di tarapkan di bumi Gordang Sambilan oleh Pemerintah Daerah/ Satpol PP Madina

Perwakilan dari ulama kita sudah resah melihat moral di kab, Madina sudah sering terjadi pembunuhan, kedepan perwakilan ulama Madina berharap agar undang- undang terkait narkoba, judi, minum- minuman keras, atau tentang tempat maksiat kape remang- Ramang agar Segara di tertibkan / dintutup total pesanya.


Reporter :( Okis Ray/ fah)

Kondisi Perburuhan di Indonesia Menghadapi Tantangan dan Perkembangan


JAKARTA, protesnews.com - Indonesia mengalami beberapa tantangan dan perkembangan dalam sektor ketenagakerjaan. Kondisi perburuhan di Indonesia menunjukkan adanya deindustrialisasi yang mengakibatkan jumlah pekerja informal meningkat. Hal ini membuat buruh memiliki posisi tawar yang lemah dalam kebijakan perusahaan. Selain itu, kebijakan liberalisasi untuk penciptaan lapangan kerja melalui Omnibus Law UU Cipta Kerja telah menimbulkan perdebatan dan tuntutan dari buruh untuk mencabut UU tersebut.

Dampak Revolusi Industri 4.0 juga menjadi perhatian dalam sektor perburuhan. Revolusi ini diprediksi dapat mengancam pekerjaan buruh di Indonesia, terutama pekerjaan yang bersifat repetitif. Beberapa industri seperti otomotif dan perbankan telah mulai melakukan automasi. Meski demikian, jenis pekerjaan baru yang terkait dengan automasi akan muncul, sehingga pekerja perlu bertransisi ke pekerjaan baru dengan keterampilan yang berbeda.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) berjuang untuk mewujudkan kehidupan yang adil, sejahtera, dan bermartabat bagi buruh Indonesia. Buruh menuntut pencabutan UU Cipta Kerja karena dianggap tidak melindungi hak-hak buruh.

Tantangan dalam penegakan hak buruh masih menjadi masalah besar di Indonesia. Banyak kasus pelanggaran hak buruh yang tidak terselesaikan dengan baik. Serikat buruh memainkan peran penting dalam memperjuangkan hak-hak buruh dan membantu meningkatkan kesadaran buruh akan hak-hak mereka.

Kondisi perburuhan yang tidak stabil dapat berdampak pada perekonomian. Perlindungan hak buruh yang baik dapat meningkatkan produktivitas dan kestabilan ekonomi. Pemerintah perlu menyeimbangkan antara perlindungan hak buruh dan penciptaan lapangan kerja. Dialog antara pemerintah, buruh, dan pengusaha penting untuk mencapai kesepakatan yang adil.

Buruh memerlukan pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan keterampilan dan adaptasi terhadap perubahan industri. Hal ini akan membantu buruh menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0.

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan buruh, pemerintah dan serikat buruh terus berupaya mencari solusi yang tepat. Keterlibatan semua pihak dalam dialog sosial sangat penting untuk mencapai kesepakatan yang bermanfaat bagi semua.

Peningkatan kesadaran akan hak-hak buruh di kalangan pekerja juga menjadi kunci untuk memperjuangkan keadilan di tempat kerja. Edukasi dan informasi tentang hak-hak buruh harus lebih digalakkan.

Masa depan perburuhan di Indonesia akan sangat bergantung pada bagaimana tantangan-tantangan ini dihadapi dan bagaimana semua pihak bekerja sama untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik. (FAH)


FTIA Tingkatkan Kapasitas Advokasi dengan Pelatihan Aplikasi Pengaduan Kasus


BOGOR, protesnews.com - Federasi Transportasi, Industri, dan Angkutan (FTIA) baru-baru ini mengadakan kegiatan tutorial aplikasi pengaduan advokasi kasus dengan dukungan International Labour Organization (ILO) dan fasilitasi tim RDPL. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Royal Pajajaran, Kota Bogor pada 8-10 Agustus 2025 ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dan tim advokasi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk penanganan kasus anggota secara cepat, efektif, dan terstruktur.

Dalam pelatihan interaktif ini, peserta yang terdiri dari Ketua Bidang Program DPP FTIA Feni Hanggaraini Lubis, Ketua Bidang Program PK FTIA PT.Intan Sejati Andalan Bengkalis-Riau Joice Ariska Opusunggu, dan Wakil Bendahara DPP FTIA Abel Husein diperkenalkan pada aplikasi pengaduan kasus yang dirancang untuk mempermudah pencatatan, pemantauan, dan penyelesaian kasus anggota. Materi pelatihan mencakup pengenalan aplikasi, prosedur registrasi dan akses, pengisian formulir pengaduan, alur penanganan kasus, serta evaluasi dan pelaporan.

Hasil langsung dari kegiatan ini meliputi pemahaman penggunaan aplikasi oleh 3 orang pengurus dan tim advokasi, tersusunnya panduan singkat penggunaan aplikasi, simulasi pengaduan kasus yang berhasil dilakukan, serta identifikasi kendala teknis awal dan solusi yang bisa diterapkan.

Diharapkan dampak dari kegiatan ini adalah peningkatan kapasitas tim advokasi FTIA dalam menangani kasus secara cepat dan terstruktur, meningkatnya akurasi data kasus anggota, terbangunnya sistem advokasi digital yang transparan dan akuntabel, serta meningkatnya kepercayaan anggota terhadap pelayanan advokasi federasi.      

Kegiatan ini menunjukkan komitmen FTIA dalam meningkatkan pelayanan advokasi bagi anggota dengan memanfaatkan teknologi digital. Dengan adanya aplikasi pengaduan kasus, FTIA dapat lebih responsif dalam menangani permasalahan yang dihadapi anggota di lapangan. Dukungan dari ILO juga menegaskan pentingnya penerapan standar internasional dalam advokasi hak-hak pekerja di sektor transportasi, industri, dan angkutan.

Dalam jangka panjang, implementasi aplikasi pengaduan kasus ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi FTIA dalam memperkuat sistem advokasi dan meningkatkan kesejahteraan anggota. Dengan teknologi yang lebih canggih dan terstruktur, FTIA dapat lebih efektif dalam melindungi hak-hak pekerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota. (FAH)



Kamis, 07 Agustus 2025

Panglima TNI Mutasi dan Rotasi 42 Perwira Tinggi TNI


JAKARTA, protesnews.com-(Puspen TNI). Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan mutasi dan rotasi jabatan terhadap 42 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan organisasi dan regenerasi kepemimpinan secara berkelanjutan di lingkungan TNI. Mutasi tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1001/VII/2025 tanggal 31 Juli 2025 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Dari total 42 Pati yang dimutasi, sebanyak 21 berasal dari TNI Angkatan Darat, 9 dari TNI Angkatan Laut, dan 12 dari TNI Angkatan Udara. Langkah ini diambil sebagai bentuk penyesuaian organisasi terhadap tantangan strategis yang terus berkembang, sekaligus untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan efektivitas pelaksanaan tugas pokok TNI di semua matra.

Sejumlah jabatan strategis turut mengalami pergantian, antara lain Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) III/Siliwangi, Gubernur Akademi Militer (Akmil), dan Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Dansecapa AD). Selain itu, mutasi juga mencakup jabatan-jabatan penting di lingkungan Kementerian Pertahanan, Mabes TNI, satuan pendidikan, satuan operasional, serta penugasan lintas institusi lainnya.

Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI) Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa rotasi jabatan di lingkungan TNI merupakan bagian dari sistem pembinaan karier yang sehat dan terukur. “Mutasi ini tidak hanya menyangkut pergeseran jabatan, tetapi juga merupakan strategi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan memperkuat struktur organisasi TNI secara menyeluruh,” ujarnya di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, 6 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Kapuspen menjelaskan bahwa melalui kebijakan ini, TNI terus mendorong peningkatan profesionalisme, soliditas, dan kapabilitas satuan di seluruh jajaran. Hal ini penting untuk menjaga kesiapan operasional serta mendukung pelaksanaan tugas dalam menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.

Kebijakan mutasi ini sekaligus menjadi wujud komitmen TNI dalam menempatkan sumber daya manusia terbaik pada posisi yang sesuai dengan kompetensi, kualifikasi, dan kebutuhan organisasi. Proses ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan prinsip meritokrasi, integritas, serta kesiapan dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

( RED,TON )

Kemenko Polkam Dorong Penguatan Regulasi Data Center demi Kedaulatan Digital Nasional


JAKARTA, protesnews.com -  Jakarta, 7 Agustus 2025 — Dalam forum Digital Transformation Indonesia Conference and Expo (DTI-CX) 2025 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Kemenko Polkam menegaskan pentingnya penguatan regulasi pembangunan data center sebagai langkah konkret memperkuat kedaulatan digital nasional.

Hadir sebagai pembicara panel, Marsma TNI Agus Pandu Purnama selaku Asisten Deputi Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kemenko Polkam menyampaikan bahwa pembangunan pusat data di Indonesia tidak bisa sekadar dilihat sebagai proyek infrastruktur teknologi, melainkan juga sebagai strategi geopolitik digital yang menyangkut perlindungan data publik, keamanan nasional, dan transformasi digital pemerintahan.


Dalam sesi yang turut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Kementerian Keuangan, BKPM, dan Asosiasi Data Center Indonesia (IDPRO), diskusi mengerucut pada sejumlah tantangan nyata yang dihadapi industri. Mulai dari prosedur impor peralatan yang memakan waktu panjang dan memicu lonjakan biaya, tumpang tindih aturan perizinan antara pusat dan daerah, hingga belum optimalnya penerapan insentif fiskal untuk sektor pusat data.

Pemerintah melalui Kemenko Polkam menyatakan telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Pandu menjelaskan bahwa pemerintah mengedepankan pendekatan dual-track dalam pengembangan pusat data—yakni dengan memprioritaskan kemandirian nasional untuk pengelolaan data strategis, namun tetap membuka ruang bagi investasi global yang patuh pada regulasi dan standar keamanan nasional.

Ia menambahkan, sinkronisasi antara regulasi pusat dan daerah menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan infrastruktur digital. Kemenko Polkam, melalui fungsi koordinatifnya, terus menjembatani kepentingan lintas sektor agar proses perizinan berjalan efisien dan selaras dengan arah kebijakan nasional. Pandu menekankan bahwa data center harus menjadi bagian integral dari peta jalan transformasi digital Indonesia, termasuk dalam layanan publik dan sektor pertahanan-keamanan.

Dalam penutupnya, Pandu menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh kalah dari negara tetangga hanya karena rumitnya birokrasi dan kebijakan yang tidak adaptif. Pemerintah, katanya, tengah menyusun ulang sejumlah regulasi kunci agar lebih ramah investasi, tetapi tetap berpihak pada kedaulatan data dan kepentingan nasional.

“Regulasi tak boleh menjadi penghambat. Kita butuh kebijakan yang progresif dan terkoordinasi, agar Indonesia bisa menjadi pusat kekuatan digital regional yang mandiri dan aman,” tegasnya.

Forum DTI-CX 2025 menjadi ajang strategis yang mempertemukan regulator, pelaku industri, dan pemangku kepentingan lintas sektor untuk bersama-sama membangun ekosistem data center nasional yang tangguh—bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sisi kedaulatan dan keberlanjutan. 

(M.Arif/FAH)

DPD LSM Kerista Sumut Minta Inspektorat Periksa Proyek Dana Desa Nagori Parbalogan Kecamatan Tanah jawa


SIMALUNGUN, protesnews.com - Laporan masyarakat nampaknya benar adanya. Dugaan asal jadi dan Mark up pada pelaksanaan proyek Dana Desa Nagori Parbalogan, Kecamatan Tanah Jawa,  Kabupaten Simalungun, Tahun Anggaran 2025 nampaknya benar adanya. Pasalnya, salah satu kegiatan fisik berupa rabat beton yang berlokasi di Huta II, Andarasih sangat memprihatinkan
.(05/08)

Masih dalam hitungan bulan usai dikerjakan, kondisi fisik bangunan telah terkelupas hingga banyak yang retak. Permukaan rabat beton sudah terkikis hingga menonjolkan batu koral hampir di seluruh area rabat beton.

Masyarakat yang dijumpai dilokasi kegiatan menyebut bahwa kegiatan ini baru saja sekitar akhir bulan lalu selesai dikerjakan. "Sekitar akhir bulan lalu pak kalo saya gak salah ingat," sebut warga itu, Selasa (5/08).

Selain pengikisan, terdapat juga sejumlah retakan pada rabat beton tersebut. Diperkirakan, bangun itu tidak akan bertahan lama, bila melihat kondisi saat ini.

DPD LSM Kerista Sumut yang dimintai tanggapannya atas kondisi ini mengatakan, "Nampaknya TPK (tim pengelola kegiatan) tidak menjalankan fungsi pengawasan yang di milikinya hingga kualitas akhir seperti ini," Ucap Ketua DPD LSM Kerista Parulian Panjaitan.

Panjaitan juga mengatakan, bila melihat kondisi pekerjaan ini, dugaan mark up sangat kelihatan dari hasil akhir pekerjaan. Dimana, anggaran sebesar 213.000.000 dengan volume pekerjaan 193x3.5x0.15 tidak sepantasnya mutu dan kualitas pekerjaan seperti saat ini.

Untuk itu, kata Panjaitan, pihak Inspektorat harus segera memeriksa proyek Dana Desa Nagori Parbalogan ini. Kita sangsikan bila ini tidak diperiksa dan ditindaklanjuti, perbuatan serupa akan terus berulang. Dan yang paling penting, jangan sampai masyarakat menilai pihak Inspektorat tutup mata.

Roganda Sihombing, Kepala Inspektorat Kabupaten Simalungun yang dimintai tanggapannya belum menjawab. Begitu juga dengan anggotanya Kabid Pemerintahan Nagori, Rosida Sitinjak, pun belum menjawab.

Sementara itu Pangulu Nagori Parbalogan, Muhammad Nasir, tidak bersedia memberikan keterangan ketika di konfirmasi wartawan. Begitu juga saat didatangi ke kantornya, Pangulu tidak berada ditempat.

"Pangulu tidak di kantor pak," ucap Kaur wanita dikantor pangulu..

Ternyata, bukan hanya Pangulu yang tidak ada dikantor, keberadaan papan transparansi juga tidak terlihat, sang kaur wanita yang ditanyai menjawab memang tidak ada.

"Memang tidak ada pak, gak tahu kenapa," ucap Kaur itu lagi, (fah).

Rabu, 06 Agustus 2025

GEMAPATAS Akan Dicanangkan Serentak di 23 Kabupaten/Kota, Kepala Biro Humas dan Protokol, Dipimpin Langsung oleh Menteri Nusron


JAKARTA, protesnews.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) secara serentak di 23 kabupaten/kota pada Kamis (07/08/2025). Kegiatan ini adalah gerakan Kementerian ATR/BPN bersama masyarakat untuk membangun kesadaran akan pentingnya patok batas sebagai awal dari kepastian hukum atas tanah
.

"GEMAPATAS kali ini akan dipusatkan di Lapangan Bola Desa Candingasinan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah pada Kamis, 7 Agustus 2025 dan dipimpin langsung oleh Pak Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Sementara, kegiatannya sendiri akan berlangsung di 23 Kabupaten/Kota," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Harison Mocodompis, di Jakarta, Rabu (06/08/2025).


GEMAPATAS merupakan bagian dari upaya Kementerian ATR/BPN dalam mendorong percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), dengan mengedukasi masyarakat untuk secara aktif memasang tanda batas bidang tanah milik mereka. “Ini bukan sekadar seremoni, tetapi ajakan kepada masyarakat untuk mengambil peran dalam menjaga hak atas tanah mereka. Kita mulai dari hal paling sederhana, memasang tanda batas. Pasang patok, anti cekcok, anti caplok,” kata Harison Mocodompis

Sebanyak 23 kabupaten/kota yang menjadi lokasi pencanangan GEMAPATAS secara serentak di 2025 ini meliputi Kabupaten Purworejo, Banjarnegara, Kebumen, dan Wonosobo di Jawa Tengah; Kabupaten Blitar, Jombang, Lumajang, Malang, dan Pamekasan di Jawa Timur; serta Kabupaten Bogor I, Bogor II, Cianjur, Cirebon, Pangandaran, Sukabumi, dan Tasikmalaya di Jawa Barat.

Pemasangan tanda batas tanah juga dilaksanakan di luar Pulau Jawa. Beberapa wilayah itu antara lain Kabupaten Kuantan Singingi dan Kepulauan Meranti di Riau; Kabupaten Banyuasin dan Kota Pagar Alam di Sumatra Selatan; Kabupaten Ketapang di Kalimantan Barat; Kabupaten Tabalong di Kalimantan Selatan; serta Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur.

“Melalui GEMAPATAS kita ingin dorong semangat gotong royong agar masyarakat merasa memiliki tanahnya secara sah dan dilindungi negara,” pungkas Harison Mocodompis. (Sulaiman/fah)

123 Pasis Ikuti Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan Ke-64 TA 2025


JAKARTA, protesnews.com- “Keberhasilan perwira sekalian merupakan bentuk pengakuan atas prestasi, integritas, dan potensi kepemimpinan yang telah saudara tunjukkan. Jadikanlah kepercayaan ini sebagai pemicu semangat untuk menempuh pendidikan sebaik-baiknya.”

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang dibacakan oleh Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, saat memimpin upacara pembukaan Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-64 TA 2025 yang berlangsung di Auditorium Jos Soedarso, Seskoal, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (5/8/2025). 

Kasal dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Dikreg Seskoal merupakan wadah pengembangan pola pikir, pola sikap, dan pola tindak para perwira, yang berorientasi pada pembentukan pemimpin-pemimpin tangguh, cerdas, dan adaptif. Di Seskoal para Pasis akan ditempa dan dibekali kemampuan dalam menyusun strategi operasi laut, mempertajam daya analisis, memperluas cakrawala pandang, serta mengembangkan visi dan terobosan yang inovatif dan tepat guna dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Kasal menekankan bahwa pendidikan ini bertujuan membentuk prajurit yang profesional, tanggap, tangguh, trengginas, serta memiliki mental kepribadian yang baik, disiplin tinggi, dan kepemimpinan yang rela berkorban, santun, serta kuat secara jasmani dan Seskoal sebagai lembaga pendidikan tertinggi di tingkat matra dengan slogan "Center of Excellence" di bidang pendidikan harus dapat mencetak sumber daya manusia unggul melalui penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. 

“Laksanakan pendidikan yang tidak hanya fokus mengasah intelektual, tetapi juga menggembeleng karakter kesatria, berakhlak luhur, dan membentuk fisik yang prima. Berikan keteladanan dan kerahkan seluruh potensi yang ada untuk mencetak tunas-tunas terbaik calon pemimpin negara, TNI, serta TNI AL di masa mendatang. Jadikan tugas ini sebagai ibadah yang akan memberikan banyak manfaat bagi kita semua,” pungkasnya.

Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-64 TA 2025 diikuti oleh 123 Perwira Siswa (Pasis), terdiri dari 116 Pasis TNI AL, yang terdiri dari korps Pelaut 27 orang, korps Teknik 23 orang, korps Elektronika 9 orang, korps Suplai 16 orang, korps Marinir 22 orang, korps Kesehatan 5 orang, korps Khusus 8 orang, korps PM 3 orang, dan korps Hukum 3 orang. Selain itu, Dikreg ini juga diikuti oleh 3 Pasis TNI AD dan 4 Pasis TNI AU. Dari total 123 Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-64 TA 2025, sebanyak 121 merupakan Pasis pria dan 2 orang Pasis wanita.

Diakhir sambutannya, Kasal menyampaikan harapan besarnya kepada seluruh Pasis sebagai calon-calon pemimpin negara, pemimpin TNI, dan TNI AL yang siap menghadapi tanggung jawab besar di pundak mereka di masa yang akan datang, karena masa depan suatu negara sangat tergantung pada kualitas para pemimpinnya, dan langkah awal tersebut dimulai dari proses pendidikan saat ini.(Ef/fah)

Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut.

Selasa, 05 Agustus 2025

LSF RI Gelar GNBSM Indramayu, Membangun Budaya Menonton


INDRAMAYU, protesnews.com- Lembaga Sensor Film Republik Indonesia (LSF RI) menggelar Gerakan Nasional Budaya Sensor Mandiri (GNBSM) di Indramayu pada 4 Agustus 2025. 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menyaksikan tontonan yang sesuai dengan klasifikasi usia. Ketua LSF RI Dr. Naswardi, mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam memilih tontonan dan memahami pentingnya klasifikasi usia sebagai bentuk perlindungan bagi generasi muda dari konten tidak sesuai.

"GNBSM merupakan komitmen LSF untuk memberikan tontonan yang mendidik, sehat dan sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia" paparnya kepada awak media. 

Kegiatan menjadi momentum penting dalam menyampaikan pesan moral dan nilai-nilai keluarga. Masyarakat Indramayu antusias mengikuti nonton bareng film edukatif LYORA (Penantian Buah Hati) acara yang dihadiri Wakil Ketua Komisi I DPR-RI Dr. Dave Akbarshah Laksono.

GNBSM di bioskop Sams Studio jalan Soekarno Hatta No.116 Indramayu Jawa Barat diharapkan, masyarakat lebih selektif dan sadar akan dampak tontonan terhadap perkembangan mental dan karakter, khususnya anak-anak dan remaja. 

Dengan demikian, GNBSM ldramayu dapat menjadi langkah awal membangun budaya menonton yang sehat di Indonesia.

(*rilist/ran)

Senin, 04 Agustus 2025

KEMERDEKAAN MEMBAWA INDONESIA BERSATU, BERDAULAT RAKYAT SEJAHTERA INDONESIA MAJU


TANGERANG, protesnews.com- Bangsa Indonesia merayakan 80 tahun kemerdekaan, momen bersejarah yang membawa makna mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan tetapi juga kesempatan untuk menentukan arah tujuan bangsa dan mewujudkan kesejahteraan, kemakmuran dan keadilan bagi seluruh rakyat.

Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah dan rakhmat dari Allah SWT, hasil dari perjuangan, doa dan pertolongan-Nya. Tema ini "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, lndonesia Maju" mencerminkan visi besar negara yang diperjuangkan bersama oleh pemimpin dan seluruh rakyat Indonesia. Makna persatuan menjadi refleksi dalam tema ini dengan semangat gotong royong dan kerukunan antar warga.

Pemerintah, dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk mensejahterakan rakyat melalui 8 Asta Cita, fokus memastikan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing global, pembangunan infrastruktur serta mencapai visi Indonesia Emas.

Mari kita terus bersatu dan bekerja sama untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. Kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan tetapi titik awal dari perjuangan baru untuk mencapai cita-cita bangsa yang adil, makmur dan sejahtera.


(*RML)

Minggu, 03 Agustus 2025

Polsek Ciledug Membuat Trobosan Satgas Anti Tawuran Yang Di Lantik Langsung Oleh Kapolres Metro Tangerang Kota


TANGERANG, protesnews.com - suasana hangat menyelimuti Ballroom Hotel Horison, Jl. Ciledug Raya. Ruangan yang biasanya sunyi berubah semarak oleh hadirnya lebih dari seratus peserta dari berbagai unsur: Polri, TNI, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga para pemuda. Mereka hadir dalam sebuah agenda penting dan bersejarah, pelantikan Satgas Anti Tawuran wilayah hukum Polsek Ciledug. (02/07/25)

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., serta turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres, Danramil Ciledug Mayor Arh Samsuri, serta para camat dari wilayah Ciledug, Larangan, dan Karang Tengah. Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat, dimulai dengan lagu Indonesia Raya dan doa bersama.

Dalam pemaparannya, Kapolsek Ciledug Kompol R.A. Dalby, S.Pd., M.H. menjelaskan bahwa kehadiran Satgas ini adalah bagian dari respon cepat dan konkret atas maraknya konflik remaja yang mengarah pada tawuran.

“Kami harap Satgas ini jadi garda depan deteksi dini dan pencegahan tawuran yang kerap mengancam anak-anak kita,”

ujar Mayor Arh Samsuri dalam sambutannya yang menekankan pentingnya keterlibatan semua unsur masyarakat.

Dari sisi pemerintahan, apresiasi turut disampaikan oleh Camat Ciledug, H. Ayi Nuryadin, yang melihat program ini sebagai bentuk kepemimpinan yang inovatif. 

“Kapolsek punya ide luar biasa. Tawuran bukan hanya antar pelajar, tapi bisa melibatkan ormas dan masyarakat,”

kata beliau, sembari menyatakan dukungan penuh terhadap keberadaan Satgas di tengah lingkungan.

Sementara itu, dalam pidato utamanya, Kapolres Metro Tangerang Kota menyoroti kondisi darurat yang sedang dihadapi masyarakat. Menurutnya, upaya pencegahan tidak bisa menunggu.

“Selama dua minggu saya menjabat saja, sudah terjadi aksi tawuran antar kelompok dan sudah ada korban. Anak-anak di bawah umur. Ini harus dihentikan!”

tegas Kombes Pol Jauhari, dengan nada prihatin sekaligus tegas.

Ia juga menyampaikan peringatan serius terkait peran aparat keamanan di tengah masyarakat.

“Kalau Polri tidak hadir di tengah masyarakat, jangan salahkan kalau penegakan hukum dilakukan oleh pihak yang tak punya kewenangan. Itu berbahaya,”

ucapnya, sambil menggarisbawahi bahwa Satgas ini adalah ujung tombak pencegahan kekerasan sosial.

Sebagai bentuk penghargaan, Kapolres mengapresiasi langkah kreatif Polsek Ciledug dalam membangun model penanganan berbasis komunitas.

“Ini pertama kalinya. Langkah Kapolsek harus jadi inspirasi bagi Polsek lain. Hal baik seperti ini harus ditularkan!”

tambahnya di akhir sambutan.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan resmi anggota Satgas oleh Kapolres, disusul dengan lantunan lagu “Padamu Negeri” sebagai simbol komitmen bersama menjaga keamanan wilayah.

Satgas Anti Tawuran ini tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi lebih pada pencegahan, pendampingan, dan kolaborasi antara aparat dan warga. Sinergi antara kepolisian, TNI, pemerintah, dan masyarakat diyakini mampu menciptakan ruang yang aman dan kondusif bagi generasi muda di wilayah hukum Polsek Ciledug.(Ef)

Sabtu, 02 Agustus 2025

Penanganan Kebakaran Lingkungan dan Pendistribusian APAR di Wilayah Tanah Sereal


JAKARTA, protesnews.com- Dalam rangka merealisasikan Instruksi Gubernur (INGUB) No. 05 Tahun 2025 tentang Gerakan Masyarakat Punya APAR (GEMPAR), Pemerintah setempat mengadakan sosialisasi penanganan kebakaran lingkungan dan pendistribusian APAR di wilayah Tanah Sereal Kecamatan Tambora

Program Sudin Gulkarmat Kota Jakarta Barat melalui Kasatgas Gulkarmat Tanah Sereal, Sabtu siang (2/8/2025) memberikan tabung APAR kepada 9 Ketua RT di lingkungan RW 08 Tanah Sereal Kecamatan Tambora sebagai bentuk upaya pemadaman kebakaran awal.

Pihak Gulkarmat Rayon Tambora juga memberikan edukasi tentang penanganan kebakaran dengan cara tradisional menggunakan media seperti karung dan kain yang dibasahkan terlebih dahulu, dipaparkan oleh Umar dari petugas Damkar Anke. Selain itu, masyarakat juga diajarkan cara penggunaan tabung APAR untuk memadamkan api saat kebakaran terjadi.


 

Diky Kasatgas Damkar Tanah Sereal berharap masyarakat tidak panik dalam memadamkan kebakaran awal dengan langkah-langkah yang tepat dan cara penggunaan tabung APAR yang benar. Dengan adanya kegiatan ini, "Masyarakat Tanah Sereal dapat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi kebakaran dan meningkatkan keselamatan permukiman penduduk dari kebakaran" jelas Diky di dampingi Ketua TW 08 Amir Hamzah, FKDN Sugeng, FKDM Hasan usai di konfirmasi portal berita nasional protesnews.com.

(*Ocong/Nuralim)