Jumat, 14 November 2025

Wartawan Media Online Di Tangerang Diintimidasi Staf Desa dan oknum RT Saat Konfirmasi Dana Desa, Polisi Diminta Usut Tuntas

 


PROTESNEWS.COM, Tangerang, Banten, 14 November 2025.- Insiden dugaan intimidasi terhadap seorang wartawan kembali terjadi, kali ini menimpa jurnalis Media Online Indonesia Sensonnews.id (MOI–SNI) saat hendak melakukan konfirmasi terkait Anggaran Dana Desa (ADD) Tahun 2022–2024. Peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sejumlah staf Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, pada Kamis (13/11). 

Wartawan bernama Enjen mengaku mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan, mulai dari ucapan bernada kasar, unsur intimidasi, hingga tindakan mengusir saat hendak meminta klarifikasi di sekitar Kantor Desa Carenang. Kepada media, Enjen mengatakan dirinya sebelumnya telah membuat janji wawancara dengan Ketua BPD Desa Carenang.

"Saya dihubungi pimpinan agar datang karena sudah ada janji dengan Ketua BPD untuk klarifikasi soal penggunaan ADD. Namun saat tiba di kantor desa, justru saya didatangi staf desa dan RT yang mengintimidasi saya,” ujar Enjen.

Menurutnya, sejumlah staf desa bahkan melontarkan kata-kata bernada mengancam dan bermaksud mengusir dirinya sebelum sempat melakukan konfirmasi lebih jauh.

Wakil Kepala Perwakilan Wilayah Banten, Zulfadli, mengecam tindakan tersebut. Ia meminta Kepolisian Polsek Cisoka segera mengusut pelaku yang diduga melakukan intimidasi dan kekerasan verbal terhadap wartawan.

“Ini sudah masuk unsur melanggar Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami minta polisi bertindak tegas,” ujarnya.

Keterangan lain menyebutkan bahwa staf Desa Carenang dan Ketua RT setempat sempat terlibat adu argumentasi dengan wartawan, bahkan melontarkan kalimat bernada provokatif. Insiden itu terekam dan menjadi bukti penguat laporan.

Saksi menyampaikan bahwa peristiwa terjadi ketika Enjen tiba di depan Kantor Desa Carenang, namun belum sempat bertemu Kepala Desa karena diduga sengaja dihalangi.

"Sudah izin belum ? punya otak ga loh, ngeliput di sini!” ucap salah seorang Ketua RT diketahui bernama Oyo. 

Tak hanya itu, seorang staf desa lainnya diduga mengeluarkan tuduhan bermuatan politis kepada wartawan

“Kamu datang ke sini atas dasar politik. Politik apa lagi maksudnya?” ujar staf tersebut.

Merasa diperlakukan tidak profesional, Enjen menegaskan dirinya datang murni untuk menjalankan tugas jurnalistik.

“Saya ke Kantor Desa untuk konfirmasi kepada Kepala Desa, bukan untuk hal lain, saya hanya menjalankan tugas sebagai jurnalis,” tegas Enjen 

Atas kejadian tersebut, Enjen resmi melaporkan tindakan intimidasi yang dialaminya oleh salah seorang staf Desa yang bernama (M.R) alias (B)  ke Polsek Cisoka.

(E L)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar