Rabu, 08 Oktober 2025

12 AWAK KAPAL LCT CITA XX MASIH HILANG SEJAK JULI 2024.NEGARA DIAM

 



JAKARTA, sensornews.id - Serikat Awak Kapal Transfortasi indonesi (SAKTI): Pemerintah Telah Gagal Melindungi Anak Bangsa di Laut dan sudah lebih dari satu tahun sejak kapal LCT CITA XX dilaporkan hilang kontak pada 17 Juli 2024 di
perairan Papua, dengan 12 orang awak kapal dan penumpang di atasnya. Hingga kini, tidak ada titik terang mengenai status para awak kapal, dan negara belum memberikan kejelasan apapun kepada keluarga korban. (8/10/25)

Serikat Pekerja Pelaut SAKTI, bersama Lawyer Yogie Pajar Suprayogi dkk, telah melakukan berbagai langkah advokasi, mulai dari menyampaikan laporan ke DPR RI, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Markas Besar Polri, hingga Komnas HAM. Namun, belum ada langkah konkret maupun hasil penyelidikan yang mampu menjawab nasib 12 anak bangsa yang hilang tersebut. 

Pembiaran oleh Negara 

Ketua Umum SAKTI, Syofyan Razali, menyatakan bahwa sikap diam pemerintah merupakan bentuk pembiaran dan kegagalan negara dalam melindungi warganya di laut. 

“Sudah lebih dari setahun, tidak ada informasi resmi, tidak ada investigasi terbuka, dan tidak ada kejelasan bagi keluarga korban. Ini bukan hanya soal kecelakaan pelayaran, tapi kegagalan negara dalam menjalankan mandat konstitusional untuk melindungi setiap warga negara. Negara tidak boleh abai terhadap nyawa 12 orang yang hilang,” ujar Syofyan Razali di Jakarta, Rabu (8/10). 

Advokasi ke Komnas HAM 

Sebagai bagian dari upaya mencari keadilan, SAKTI bersama HRWG (Human Rights Working Group) dan Lawyer Yogie Pajar Suprayogi telah mengajukan pengaduan resmi ke Komnas HAM, yang diterima langsung oleh Ketua Komnas HAM, Ibu Anis Hidayah, di Ruang Rapat Asmara Nababan, Jakarta. 

Dalam laporan tersebut, SAKTI menyoroti adanya indikasi pembiaran oleh negara serta ketidakjelasan status kepemilikan kapal. Berdasarkan data, kapal LCT CITA XX masih terdaftar atas nama PT Tanjung Kumawa dalam SIUPAL, namun di lapangan kapal tersebut diketahui milik perorangan. Selain itu, terdapat sejumlah kejanggalan administratif dan dugaan pelanggaran prosedur pelayaran yang seharusnya menjadi perhatian serius Kementerian Perhubungan. 

Tuntutan SAKTI 

Melalui siaran pers ini, SAKTI mendesak: 

1. Kementerian Perhubungan segera membuka informasi resmi terkait hasil penyelidikan dan pencarian kapal LCT CITA XX. 

2. Membentuk tim investigasi independen yang melibatkan Basarnas, TNI AL, Polri, dan Komnas HAM. 

3. Melakukan audit administrasi dan status kepemilikan kapal untuk memastikan legalitas operasionalnya. 

4. Menjamin hak keluarga korban atas kejelasan status, santunan, dan kompensasi ketenagakerjaan sebagaimana diatur dalam regulasi pelaut nasional dan konvensi MLC 2006. Latar Belakang Kasus 

Kapal LCT CITA XX dilaporkan hilang kontak sejak 17 Juli 2024 di perairan Papua. Kapal tersebut membawa 12 orang awak kapal dan penumpang dan hingga kini belum ditemukan. 

Sejak kejadian, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah mengenai hasil pencarian atau investigasi. Keluarga korban hidup dalam ketidakpastian, tanpa kepastian hukum, dan tanpa dukungan nyata dari negara. 

Padahal, Indonesia telah meratifikasi Maritime Labour Convention (MLC) 2006 melalui UU No. 15 Tahun 2016, yang mewajibkan negara untuk menjamin keselamatan, kesejahteraan, dan perlindungan kerja awak kapal. 

Penutup 

“Kami minta Pihak Kepolisian Republik Indonesia, Kementrian Perhubungan Republik Indonesia dan jajarannya serius mengusut dengan tuntas kasus dugaan kecelakaan kapal LCT CITA XX yang memakan korban 12 Orang Awak Kapal. Kami melihat ada kejanggalan terkait hal tersebut karena kapal hilang kontak tanggal 17 Juli 2024, Pemilik kapal baru melaporkan peristiwa tersebut pada tanggal 20 Juli 2024 Pukul 15.30 WIT dengan isi laporan diduga dari Bapak Ezra muklis (081241837771), Jenis Kejadian Kecelakaaan Kapal, Lokasi Kejadian : 5°25'47.88"S/137°33'6.42"E, Waktu Kejadian : PD TW 15 juli 2024 pukul 13.00 WIT. Sampai dengan saat ini kasus yang ditangai Kepolisian Republik Indonesia dan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia dalam posisi mandeg, diam ditempat, tidak ditangani secara professional, transparan, akuntabel dan procedural” tutur Yogi     

SAKTI menilai bahwa diamnya negara terhadap tragedi ini adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia, terutama hak atas perlindungan jiwa, hak atas informasi, dan hak atas keadilan bagi keluarga korban. 

“Kami tidak akan berhenti sampai ada kejelasan. 12 anak bangsa hilang bukan sekadar angka - mereka adalah manusia, pekerja, dan keluarga yang menunggu keadilan. Negara harus hadir,” tegas Syofyan Razali 

(Dir Op)

Selasa, 07 Oktober 2025

Warga cisepan legokteureup desa Nyalindung Apresiasi pembangunan jalan lingkungan dari dinas Perkim dan DPRD


SUKABUMI, protesnews.com --warga kp cisepan legok teureup desa Nyalindung kecamatan Nyalindung kabupaten Sukabumi Jawa barat,menyampaikan ucapan rasa syukur dan berterimakasih kepada Dinas perumahan dan kawasan permukiman ( Perkim) dan angota DPRD atas respons mereka terhadap kebutuhan warga yang di tujukan melalui program pembangunan jalan lingkungan seperti saat ini ada nya pembangunan di kp cisepan legokteureup desa Nyalindung kecamatan Nyalindung kabupaten Sukabumi ,Senin (6-10-2025)

pada saat di laksanakan pembangunan jalan lingkungan tersebut,warga (tomas) cisepan Jejen  kepada wartapolri.com mengatakan.

"Alhamdulilah,kami warga cisepan sangat bersyukur dan berterimakasih kepada Dinas Perkim pemerintah kabupaten Sukabumi dan DPRD yang telah memperhatikan kondisi infrastruktur di kp kami ini.karna di sini hampir 25 hektar sawah dan perkebunan,

dengan pembangunan pengaspalan jalan lingkungan ini bisa meningkatkan,kenyamanan dan mobilitas warga".ujar nya


"ada pun program program yang sudah berjalan di kampung ini yaitu DD,TPT dan dari relawan serta komunitas dan saat ini pengaspalan jalan dari perkim.tutupmya

perwakilan dinas perumahan dan kawasan permukiman (Perkim) kabupaten sukabumi selaku pengawas Anjar (bezar) mengatakan

"Dengan kebersamaan Babinsa,babinkamtibmas,RT,RW,Kadusdan tokoh masyarakat pelaksanaan pembangunan jalan lingkungan ini berjalan lancar,pembangunan pengaspalan jalan lingkungan di kp cisepan legok teureup desa Nyalindung ini total volume 886 m dengan pagu angaran sebesar Rp 144.976.000 sumberdana dari APBD pemerintah daerah kabupaten sukabumi dengan pelaksana CV.Daffa Nazwa dan program ini merupakan dari Aspirasi dewan dapil lima Golkar Bu Asri..ucap nya.

(TON/FAH)

Minggu, 05 Oktober 2025

PWDPI BERI UCAPKAN SELAMAT HUT TNl KE 80


JAKARTA, protesNews.com- Dedi Supiandi Panglima Satuan Tugas Bela Wartawan (Satbel Pers) DPP Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI), mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada 5 Oktober 2025.

Dedi berharap TNI terus menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI serta bersinergi dengan rakyat. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara PWDPI, TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas nasional dan meningkatkan citra positif institusi pertahanan dan keamanan negara.

TNl maju bersama rakyat menuju lndonesia emas, semoga TNl selalu menjadi pelindung bangsa dan mitra masyarakat dalam menjaga persatuan.

(*agus)

Jumat, 03 Oktober 2025

HUT KE 80 TNl, DLH DKI KERAHAHKAN PETUGAS KEBERSIHAN


JAKARTA, protesNews.com- Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta akan mengerahkan 2.100 petugas kebersihan untuk memastikan kebersihan selama perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Perayaan akbar ini diperkirakan akan dihadiri ratusan ribu orang, termasuk prajurit TNI, tamu undangan, serta masyarakat umum. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan turut hadir dalam acara puncak tersebut.

Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, ribuan personel kebersihan akan disiagakan di berbagai titik strategis, terutama di sekitar area Monas, Taman Monas, serta kawasan sekitarnya seperti Jalan Medan Merdeka. "Kami ingin memastikan perayaan berlangsung bersih, tertib, dan nyaman bagi semua yang hadir," kata Asep di Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Selain tenaga manusia, DLH juga mengerahkan berbagai sarana dan prasarana kebersihan yang memadai. Di antaranya 22 unit road sweeper (kendaraan penyapu jalan otomatis), 20 unit truk sampah anorganik, 24 unit bus toilet, 25 unit mobil lintas, 104 unit tempat sampah (dust bin) dan 2.100 buah kantong plastik untuk pengumpulan sampah cepat.

Petugas kebersihan berasal dari lima Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPS BA). Mereka akan bekerja dalam dua shift guna menjaga kebersihan sepanjang acara.

“Sebanyak 750 petugas akan bertugas pada shift pertama mulai pukul 08 00 WlB hingga 17 00 WIB. Sementara itu, 1.350 petugas disiagakan pada shift kedua yang dimulai pukul 17 00 WIB hingga acara selesai,” ujar Asep.

Seluruh petugas akan dilengkapi alat kerja, termasuk kantong plastik untuk mempercepat proses pengumpulan dan pengangkutan sampah selama acara berlangsung.

DLH juga mengimbau masyarakat yang hadir agar turut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. “Kami mengajak semua warga untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai, merawat fasilitas umum, dan menjaga ketertiban selama acara berlangsung,” tambah Asep.

Perayaan HUT TNI ke-80 ini akan dimeriahkan berbagai atraksi, mulai dari defile pasukan, pameran alutsista, hingga atraksi udara dari matra TNI. Pemerintah berharap, momen kebanggaan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan militer, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan dan ketertiban ruang publik.

(*weni)

Bupati Tangerang Tekankan Sinergi dengan Serikat Pekerja untuk Kesejahteraan Bersama


KAB TANGERANG, sensornews.id - Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, bersama Wakil Bupati Hj. Intan Nurul Hikmah, memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus silaturahmi dengan sejumlah serikat pekerja di Joglo Jambe, Tigaraksa, pada Kamis (2/10/2025). Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menyampaikan apresiasi kepada serikat pekerja dan seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kondusifitas wilayah.

- *Sinergi dan Kolaborasi*: Bupati Maesyal menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan serikat kerja untuk kepentingan bersama.

- *Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja*: Pemkab Tangerang berkomitmen meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja, dengan capaian kepesertaan BPJS Kesehatan lebih dari 99 persen dan lebih dari 556 ribu pekerja terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

- *Komunikasi dan Kolaborasi*: Kegiatan silaturahmi ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan unsur pekerja.


*Turut Hadir dalam Acara*


- Jajaran Forkopimda

- Ketua DPRD Kabupaten Tangerang

- Dandim 0510

- Kapolresta Tangerang

- Jajaran Polres Tangsel

- Dansat Radar 401

- Kajari

- Kesbangpol

- Kadisnaker

- Kasatpol PP

- Camat Tigaraksa

- Perwakilan serikat pekerja dari berbagai sektor, termasuk DPC Federasi Transportasi Industri Dan Angkutan (FTIA) Tangerang Raya.


Dengan kegiatan ini, Bupati Tangerang berharap dapat memperkuat hubungan industrial yang harmonis dan meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Tangerang 

Kamis, 02 Oktober 2025

Kuasa Hukum KTU Puskesmas Kedaung Barat: Kadinkes Kabupaten Tangerang Lamban Merespons


TANGERANG, sensornews.com - Anri Situmeang, SH., MH .,C.NSP., C.CL ., selaku Kuasa Hukum dari Kepala Tata Usaha Puskesmas Kedaung Barat, Beberapa waktu kebelakangan ini kita dihebohkan melalui sosial media (sosmed) dengan adanya dugaan pungli di lingkup Puskesmas Kedaung Barat, kabupaten Tangerang.

"Dimana klien kami selaku KTU di puskesmas kedaung barat tersebut merasa dirugikan kata Anri kepada awak media Kamis, 2 Oktober 2025," paparnya. 

Lanjut, Anri menjelaskan bahwasanya ada dugaan seseorang yang menciptakan situasi hal ini dituduh kepada kliennya. "Oleh karena itu klien kami merasa di fitnah atas dugaan tersebut," lanjut Anri.

"Kenapa saya bisa bicara sesuai data, di mana seseorang tersebut telah ditekan atau di paksa untuk melakukan situasi tersebut," ungkapnya.

"Oleh karena itu, saya menyurati kepala dinas kesehatan kabupaten tangerang pertanggal,  22 September 2025. namun sampai dengan saat ini belum juga ada respon," ujarnya.

"Kami pun meminta segera cepat merespon pengaduan kami ditindak lanjuti, agar bisa di selesaikan secara internal di dinas kesehatan sebelum kami melangkah sesuai peraturan perundangan undangan yang berlaku," tegasnya. 

Sampai berita ini dimuat belum ada konfirmasi pihak Dinkes kabupaten Tangerang.

(  Sensor News . Ilyas  )

Rabu, 01 Oktober 2025

Dr.REKSON SILABAN HADIRI RAKERWIL KSBSl SUMATERA UTARA-THN 2025


MEDAN, protesNews.com- Dr.Rekson Silaban Ketua Majelis Penasehat Organisasi (MPO) Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), memberikan masukan penting pada Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) KSBSI Sumatera Utara, Selasa (30/9/2025)-Rabu (1/10/2025).

Kehadiran Dr.Rekson Silaban dalam acara Raker KSBSl Sumut tahun 2025, ia menyampaikan agar upah minimum di Indonesia mengadopsi Konvensi Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) 131 dengan skema Minimum Wage Fixing Convention.

Menurutnya, Upah minimum harus berdasarkan kebutuhan pekerja, standar hidup yang wajar dan kecepatan kerja. Pemerintah harus serius menangani stabilitas ekonomi karena inflasi berkepanjangan berdampak langsung pada pekerja/buruh. "Konsep alternatif upah minimum dapat ditetapkan melalui perundingan bipartit antara pengusaha dan pekerja/buruh, sehingga upah dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan dan industri".


Pembicara lainnya dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara disampaikan Dr. Agusmidah, setidaknya ada tiga poin substansial, yaitu (1) Investor perlu kepastian berusaha dan regulasi pengupahan yang mempertimbangkan proyeksi usaha dan keuntungan, (2) Sistem pengupahan yang ideal harus sesuai dengan perkembangan ekonomi, seperti inflasi, (3) Mendorong sistem pengupahan berbasis produktivitas dan skema bipartit.

Sementara dari tanggapan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumatera Utara disampaikan Yuliani Siregar mewakili Pemerintah Daerah  Sumatera Utara, bahwa pentingnya kerja sama antara pengusaha dan pekerja/buruh dalam menentukan upah minimum. Yuliani, berharap agar pengusaha dan pekerja/buruh dapat duduk bersama dengan hati terbuka dan ikhlas untuk mencari solusi terbaik.

(*efendi lubis/ranto)