Minggu, 21 Desember 2025

KEBEBASAN PERS JURNALIS DAN MEDIA, Dl TAHUN 2026


KAB.KUNINGAN, protesNews.com- Memasuki tahun 2026, dialog pers membahas tantangan jurnalis dan pekerja media (koran, majalah, tabloid, tv, radio, darling online) di Indonesia dipandang perlu, termasuk ancaman, intimidasi dan kekerasan saat menjalankan tugas peliputan. 

"Perlindungan jurnalis  dan kebebasan pers sangat penting untuk menjaga demokrasi serta transparansi di lndonesia" tegas Suranto OC Pemimpin Redaksi tabloid Protes News dan media online indonesia, di Jakarta (Minggu, 21/12/2025).

Jurnalis dan media memiliki peran penting dalam kontrol sosial kebijakan pemerintah dan mencegah Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) namun harus dijalankan dengan profesionalisme dan etika.

Betapa pentingnya kebebasan pers menjaga demokrasi, dengan demikian hak masyarakat untuk mendapatkan informasi publik. Dalam Undang-Undang No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)   bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan. Setiap orang berhak memperoleh informasi publik dan masyarakat dapat mengajukan permohonan informasi publik kepada badan publik sebaliknya badan publik wajib memberikan informasi publik.

Dengan demikian perlindungan jurnalis dan kebebasan pers sangat penting untuk menjaga demokrasi dan transparansi di lndonesia sesuai UU No.14 Tahun 2008 tentang KlP menjadi landasan hukum untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. 

(*widya kng)

Kamis, 18 Desember 2025

Lomba Menulis PPWI Bertema Pengalaman Buruk dengan Polisi Indonesia Resmi Ditutup



JAKARTA, protesNews.com- Lomba Menulis PPWI dengan tema “Pengalaman Buruk dengan Polisi ndonesia” resmi ditutup
pada Senin 15 Desember 2025, tepat pada pukul 23 59 WIB. Setelah berlangsung selama lebih dari dua bulan, dimulai sejak 1 Oktober 2025 kompetisi ini akhirnya mencapai garis akhir dengan antusiasme yang cukup tinggi dari para peserta di berbagai daerah.

Lomba ini diselenggarakan sebagai ruang ekspresi publik untuk menyampaikan pengalaman personal terkait interaksi yang tidak menyenangkan dengan aparat kepolisian. Tema tersebut dipilih bukan untuk memperburuk citra institusi, melainkan sebagai upaya membuka ruang dialog, refleksi dan evaluasi bersama mengenai kualitas pelayanan publik, khususnya dalam konteks penegakan hukum. PPWI, sebagai organisasi yang konsisten memperjuangkan kebebasan berekspresi dan hak-hak warga, memandang penting adanya wadah yang aman dan konstruktif bagi masyarakat untuk menyuarakan pengalaman mereka.

Selama masa pendaftaran dan pengiriman karya, panitia menerima total 24 artikel dari berbagai latar belakang penulis. Jumlah ini menunjukkan bahwa banyak warga yang merasa perlu menyampaikan pengalaman mereka, baik sebagai bentuk kritik, pembelajaran, maupun dorongan untuk perubahan. Setiap artikel membawa kisah yang unik, ada yang bernada emosional, ada yang penuh analisis dan ada pula yang menyampaikan pengalaman pahit dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang pada orang lain.

Panitia lomba menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu, tenaga dan keberanian untuk menuliskan pengalaman pribadi mereka. Tidak semua orang mudah membuka kembali pengalaman buruk, apalagi ketika berkaitan dengan aparat negara. Karena itu, setiap karya yang masuk bukan hanya sekadar tulisan, tetapi juga bentuk kontribusi nyata dalam mendorong transparansi, akuntabilitas dan perbaikan sistemik.

Selanjutnya, seluruh artikel yang masuk akan melalui proses penilaian oleh tim juri yang telah ditunjuk PPWI. Penilaian akan mempertimbangkan beberapa aspek, seperti kedalaman cerita, relevansi dengan tema, kekuatan pesan serta kualitas penulisan. Proses kurasi ini dilakukan secara independen dan profesional untuk memastikan bahwa pemenang dipilih berdasarkan kualitas karya, bukan faktor lain.


PPWI mengajak seluruh peserta dan masyarakat luas untuk menantikan pengumuman resmi pemenang yang akan disampaikan pada 20 Desember 2025. Pengumuman tersebut akan dipublikasikan melalui kanal resmi PPWI dan jarran PPWI Media Group, termasuk situs web dan media sosial organisasi. Para pemenang nantinya akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas keberanian dan kontribusi mereka dalam menyuarakan pengalaman yang sering kali tidak terdengar.

Dengan berakhirnya lomba ini, PPWI berharap diskusi mengenai kualitas pelayanan kepolisian dapat terus berlanjut dalam ruang-ruang publik. Kritik yang disampaikan dengan cara yang benar adalah bagian penting dari demokrasi. Melalui lomba ini, suara masyarakat telah terdengar dan kini saatnya semua pihak, termasuk institusi kepolisian, mendengarkan dan mengambil langkah perbaikan.

(*rilist/APL/PPWl)

Minggu, 14 Desember 2025

Prabowo Tinjau Langsung Banjir Sumatra, Prioritaskan Bantuan dan Pemulihan Korban


SUMATRA, protesnews .com -- Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat untuk memantau penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut. Dalam kunjungan tersebut, Presiden meninjau posko pengungsian, lokasi infrastruktur yang rusak, serta berdialog langsung dengan warga yang terdampak.

Presiden memerintahkan percepatan distribusi bantuan logistik, pemulihan akses ke wilayah terisolasi, dan pembangunan hunian sementara bagi korban bencana. Armada udara dan laut dikerahkan untuk menjangkau daerah yang sulit diakses, memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Presiden menegaskan bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat terdampak, serta mengapresiasi kerja sama TNI, Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat dalam penanganan darurat. 

Ia juga menyampaikan komitmen untuk terus memantau pemulihan dan memastikan percepatan pembangunan hunian sementara maupun permanen bagi korban bencana.


Kondisi di lapangan mulai membaik, meskipun masih ada tantangan dalam percepatan pemulihan karena kondisi alam dan fisik[5]. Pemerintah terus mengupayakan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di masa depan agar masyarakat lebih siap menghadapi bencana serupa.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dan masyarakat dalam penanganan bencana, serta mendorong penguatan sistem peringatan dini untuk mengantisipasi risiko bencana di masa depan.

Ia juga meminta agar seluruh lapisan masyarakat turut serta dalam upaya pemulihan dan pencegahan bencana, baik melalui partisipasi aktif maupun pelaporan dini terhadap potensi bahaya.

Dalam kunjungannya, Presiden juga meninjau kesiapan fasilitas kesehatan dan posko darurat di lokasi bencana, memastikan pelayanan medis bagi korban terdampak dapat berjalan optimal. Pemerintah menjamin ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, dan alat kesehatan guna mencegah penyebaran penyakit pasca-bencana.

Presiden Prabowo menyampaikan harapan agar masyarakat tetap tenang dan percaya bahwa pemerintah terus berupaya maksimal dalam membantu pemulihan dan membangun kembali kehidupan di wilayah terdampak[4]. Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan saling mendukung dalam menghadapi ujian bencana alam ini. (Fahri)

Sabtu, 13 Desember 2025

 


JEPANG, protesnews.com- Amerika Serikat mengerahkan dua pesawat pengebom strategis B-52, yang mampu membawa senjata nuklir, untuk terbang bersama jet tempur Jepang di atas Laut Jepang pada 10-11 Desember 2025. Langkah ini merupakan respons langsung atas latihan militer gabungan China dan Rusia di kawasan Asia Timur, sekaligus bentuk penegasan komitmen militer antara AS dan Jepang untuk menjaga stabilitas kawasan.(13/12/25)

Latihan udara gabungan ini melibatkan dua B-52 milik AS, tiga jet siluman F-35, dan tiga pesawat F-15 dari Pasukan Bela Diri Jepang (SDF). Kementerian Pertahanan Jepang menegaskan bahwa manuver ini menunjukkan kesiapan militer tinggi dan soliditas aliansi AS-Jepang dalam menghadapi potensi ancaman dari negara-negara regional.

Pemerintah Jepang menyebut operasi ini sebagai unjuk kekuatan untuk mencegah perubahan status quo secara paksa di wilayah Asia Timur. Kehadiran bomber B-52 yang bisa membawa senjata nuklir menjadi sorotan global, karena menandai eskalasi diplomasi dan militer di tengah meningkatnya ketegangan antara kekuatan besar di kawasan.

Langkah ini juga dianggap sebagai peringatan keras kepada Beijing dan Moskow atas aktivitas militer mereka di sekitar Jepang dan Korea Selatan. Masyarakat internasional diimbau untuk memantau perkembangan situasi dengan cermat, mengingat potensi konflik yang dapat memengaruhi stabilitas global.

Langkah AS dan Jepang ini juga dianggap sebagai bentuk respons terhadap latihan militer gabungan China dan Rusia yang terus meningkat intensitasnya di wilayah Laut Jepang dan Laut Cina Timur. Latihan-latihan tersebut dinilai mengancam keamanan dan kedaulatan negara-negara di kawasan, sehingga pengerahan B-52 menjadi simbol kesiapan militer yang tinggi dari aliansi AS-Jepang.

Pemerintah Jepang menyatakan bahwa operasi ini tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan perdamaian, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa aliansi AS-Jepang siap menghadapi segala bentuk provokasi atau ancaman dari negara-negara lain. 

Kementerian Pertahanan Jepang menekankan bahwa kerja sama militer dengan AS sangat penting dalam menjaga kestabilan kawasan dan mencegah konflik berskala besar.

Beberapa pakar militer menilai bahwa kehadiran bomber B-52 di langit Jepang bisa memicu reaksi dari China dan Rusia, mengingat pesawat ini merupakan simbol kekuatan nuklir AS. 

Namun, AS dan Jepang menegaskan bahwa operasi ini bersifat defensif dan bertujuan untuk memastikan keamanan serta kedaulatan wilayah masing-masing.

Masyarakat internasional diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan situasi dengan cermat, mengingat potensi eskalasi konflik di kawasan Asia Timur yang semakin memanas. 

Para pakar menyarankan agar semua pihak menjaga saluran komunikasi dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk ketegangan di wilayah tersebut.

Operasi gabungan ini juga menjadi momentum bagi AS dan Jepang untuk memperkuat kerja sama militer di masa depan, termasuk latihan bersama, pertukaran intelijen, dan peningkatan kapasitas pertahanan masing-masing negara. 

Masyarakat diimbau untuk mendukung upaya-upaya damai dan menghindari provokasi yang dapat memicu konflik berskala besar di kawasan Asia Timur. (Fahri)

Resmikan Objek Wisata Situ Rawa Toke, Wawali Harris Bobihoe : Potensi Tingkatkan Perekonomian Warga Masyarakat


KOTA BEKASI, protesnews .com - Hari ini, objek wisata Situ Rawa Toke yang ada di Kelurahan Sumurbatu, Bantargebang diresmikan oleh Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe. Peresmian objek wisata ini dikemas dengan acara Kriyaan Sumurbatu yang dimeriahkan beragam pertunjukan seni budaya dan acara mancing gratis bersama warga masyarakat.

Camat Bantargebang, anggota DPRD hingga tokoh masyarakat juga turut mendampingi.

Wawali Abdul Harris Bobihoe menyempatkan diri untuk menyapa dan berdialog dengan warga serta peserta yang telah memadati tempat wisata yang menjadi idola baru bagi warga Sumurbatu itu. Para warga sangat antusias datang ke Situ Rawa Toke, yang berada di bagian depan.

"Dengan ini, Situ Rawa Toke saya resmikan, semoga menjadi tempat wisata yang diminati oleh masyarakat serta memiliki nilai kemanfaatan ekonomi dan dapat mensejahterakan masyarakat,”ucap Wawali Abdul Harris Bobihoe dalam sambutannya di hadapan hadirin.


Wawali Abdul Harris Bobihoe mengatakan mendukung penuh dibangunnya destinasi wisata bernama Situ Rawa Toke, terlebih pengelolaannya dilakukan langsung masyarakat setempat.

Menurutnya, adanya tempat wisata menunjukkan pemerintah peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan rekreasi di lingkungan terdekatnya. Maka ia berharap setiap tempat wisata yang dikelola dapat bermanfaat bagi masyarakat serta warga masyarakat secara bergotongroyong dapat menjaga kelestarian lingkungan sekitar.

Wawali Abdul Harris Bobihoe dan para tamu undangan serta masyarakat kemudian memancing bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, Wawali Abdul Harris Bobihoe juga berbelanja produk UMKM warga Sumurbatu. (EZ/fah)

Rabu, 10 Desember 2025

AI LISA UGM Viral, Sebut Jokowi Bukan Alumni – Kampus Langsung Nonaktifkan!


JOGJAKARTA, protesnews.com - Aplikasi kecerdasan buatan (AI) LISA milik Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi sorotan nasional setelah menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo bukan alumni UGM karena tidak lulus kuliah.(11/12/25)

Pernyataan tersebut muncul dalam video viral yang menunjukkan LISA menjawab pertanyaan publik dengan informasi bahwa Jokowi menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM, namun tidak lulus sehingga bukan alumni resmi.

Pernyataan LISA langsung memicu gelombang perdebatan di media sosial. UGM segera angkat suara dan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Rektor UGM menegaskan bahwa Jokowi adalah alumni resmi yang lulus dari Fakultas Kehutanan UGM sesuai data kampus. 

Untuk mencegah kesalahan serupa, sistem LISA langsung dinonaktifkan sementara oleh pihak kampus.

Pihak UGM menjelaskan bahwa LISA masih dalam proses pengembangan dan belum dirancang untuk menjawab pertanyaan sensitif tentang status alumni. Kampus berjanji akan meningkatkan kapasitas dan akurasi sistem AI agar tidak lagi menghasilkan informasi yang keliru di masa depan. 

Insiden ini menjadi pembelajaran penting tentang tantangan penerapan AI di layanan publik.

AI LISA sebenarnya dirancang untuk membantu layanan informasi di lingkungan UGM, seperti menjawab pertanyaan seputar akademik, kegiatan kampus, dan informasi publik lainnya.

Namun, sistem ini belum dilengkapi dengan basis data yang mencakup status kelulusan atau data pribadi alumni secara lengkap, sehingga berpotensi memberikan jawaban yang tidak akurat jika menghadapi pertanyaan yang bersifat personal atau sensitif.

Insiden ini juga memicu diskusi luas tentang batas-batas kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan. Banyak pihak menilai bahwa AI harus dikelola dengan hati-hati, terutama ketika digunakan untuk menjawab pertanyaan publik yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau kontroversi.

Pihak UGM menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem LISA dan memperkuat mekanisme verifikasi data agar kejadian serupa tidak terulang.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran bagi lembaga pendidikan lain yang tengah mengembangkan sistem AI untuk layanan publik. Diperlukan standar yang ketat dan sistem pengawasan agar AI tidak menyebarkan informasi yang salah atau menyesatkan, terutama terkait tokoh publik dan data pribadi.

UGM berharap, dengan evaluasi yang komprehensif, LISA bisa kembali hadir sebagai asisten digital yang akurat dan dapat dipercaya.(Fahri)

Selasa, 09 Desember 2025

Prabowo Pimpin Rapat Koordinasi Kabinet, Fokus Penanganan Bencana Sumatra



JAKARTA, protesnews.com– Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi kabinet di Istana Merdeka, Jakarta, membahas langkah-langkah penanganan bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatra. Rapat yang dihadiri oleh para menteri terkait dan kepala lembaga penanggulangan bencana ini menekankan pentingnya respons cepat dan sinergi antarlembaga untuk meminimalisasi dampak bencana.(9/12/25)

Presiden Prabowo menekankan bahwa pemerintah harus hadir di tengah masyarakat yang terdampak, dengan menyiapkan bantuan logistik, evakuasi korban, serta pelayanan kesehatan secara maksimal. "Kami tidak ingin ada masyarakat yang terlantar, semua harus terlayani dengan cepat dan tepat," ujar Prabowo dalam arahannya.

Kementerian PUPR dan BNPB juga melaporkan perkembangan penanganan infrastruktur dan pemulihan wilayah yang terkena banjir dan longsor. Presiden meminta semua pihak meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini, serta memastikan distribusi bantuan tidak terkendala.

Rapat ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memastikan kesiapan nasional dalam menghadapi bencana, terutama di wilayah rawan seperti Sumatra. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi dalam menghadapi potensi bencana.(NNSiregar)